web analytics
  

Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di Bandara Lombok, Ini Penyebabnya

Selasa, 29 September 2020 21:03 WIB
Umum - Nasional, Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di Bandara Lombok, Ini Penyebabnya, Pesawat Lion Air,Mendarat Darurat,Bandara Internasional Lombok

Pesawat Lion Air. (Istimewa)

LOMBOK, AYOBANDUNG.COM -- Pesawat Lion Air JT177 dengan nomor registrasi PK-LGZ rute Lombok-Surabaya mendarat darurat akibat mengalami kerusakan mesin sesaat setelah mengudara dari Bandara Lombok, Selasa (29/9/2020), sore.

General Manager Bandara Internasional Lombok Nugroho Jati mengatakan akibat kejadian itu, pilot Lion Air kemudian memutuskan untuk kembali ke Bandara Internasional Lombok.

Nugroho menjelaskan pesawat Lion Air saat itu membawa 114 penumpang. Pesawat take off dari Bandara Lombok pukul 16.48 WITA dan pada pukul 17.00 WITA. Unit pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran  Bandara Internasional Lombok menerima informasi bahwa pesawat tersebut akan kembali mendarat karena mengalami kerusakan mesin nomor dua.

"PKP-PK pun melaksanakan siaga dua sehingga pada pukul 17.12 WITA pesawat berhasil mendarat dengan selamat dan parkir di parking stand nomor 12 Bandara Lombok," kata dia melalui pernyataan tertulis.

"Seluruh penumpang kemudian turun dari pesawat dan diarahkan menuju ruang tunggu bandara. Tak ada korban jiwa atau penumpang yang cedera dalam peristiwa ini," Nugroho menambahkan.

Nugroho mengungkapkan pesawat berjenis Boeing B739 tersebut dinyatakan memerlukan perawatan lebih lanjut di Bandara Lombok.

Dari penumpang 114 orang, 40 orang telah mengajukan refund tiket ke pihak maskapai dan sebanyak 74 penumpang yang tidak mengajukan refund akan diberangkatkan esok hari dengan menggunakan pesawat Lion Air JT823 pukul 08.10 WITA.

"Untuk penumpang yang melakukan refund sampai dengan data pukul 19.45.WITA sebanyak 40 orang dan 74 orang akan diberangkatkan besok pagi," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers