web analytics
  

BANDUNG HARI INI: Pesawat Jatuh di Bandung Air Show 2012, Dua Tewas

Selasa, 29 September 2020 10:53 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, BANDUNG HARI INI: Pesawat Jatuh di Bandung Air Show 2012, Dua Tewas, Bandung Air Show,Kecelakaan pesawat di Bandung,Kecelakaan Pesawat di Bandung Air Show,Cuaca Bandung Hari Ini,Bandung,Sejarah Bandung,Bandung 29 September

Tangkapan layar video pembukaan Bandung Air Show 2015 di akun Youtube HumasBdg (Humas Pemkot Bandung)

Pada 29 September 2012 siang, sebuah pesawat ringan yang berpartisipasi dalam Bandung Air Show jatuh di Lapangan Udara Husein Sastranegara, Bandung. Kecelakaan menewaskan dua awak pesawat latih AS-202 Bravo tersebut.

Pengunjung Panik

Bandung Air Show (BAS) 2012 merupakan pameran dirgantara kedua yang digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bandung. Mengutip laporan BBC Indonesia, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.42 WIB itu membuat panik para pengunjung.

“Pesawat dilaporkan terbang rendah sebelum akhirnya jatuh tidak jauh dari sekitar lokasi pameran dan masih berada di sekitar bandara Husein Sastranegara,” tulis reportase tersebut.

Petugas segera menutup akses ke lokasi kecelakaan. Asap hitam terlihat mengepul.

Dalam keterangan persnya, Komandan Landasan Udara Husein Sastranegara Kolonel Umar Sugeng Haryono menyatakan bahwa pesawat jatuh akibat hilang tenaga.

''Pesawat hilang tenaga. Tiga menit mengudara, mau akrobatik terjadi kecelakaan,'' kata Umar.

Bukan yang Pertama

Kecelakaan pada 29 September 2012 itu bukan kecelakaan pertama dalam geralan Bandung Air Show. Dua tahun sebelumnya, tepatnya 24 September 2010, pesawat Super Decathlon PK-NZP jatuh di Landasan Udara Husein Sastranegara. Sang pilot, Alexander Supelli, mengalami luka berat sebelum akhirnya meninggal tiga hari kemudian.

Republika melaporkan, pesawat Cessna buatan tahun 1996 tersebut tengah bermanuver di udara ketika tiba-tiba jatuh ke tanah. Kecelakaan ini tidak menghentikan gelaran Bandung Air Show 2010. Pameran dilanjutkan meski atraksi manuver pesawat ditiadakan.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Super Decathlon dengan nomor registrasi PK-NZP itu terbang rendah di arena Bandung Air Show 2010, Jumat  (24/9). Pesawat tersebut jatuh, sekitar pukul 10.15 WIB," demikian tulis Republika.

Kecelakaan beruntun di Bandung Air Show sempat memunculkan wacana penghentian kegiatan dua tahunan tersebut. Evaluasi dan penyelidikan dilakukan. Namun, pada 2015 dan 2017 pameran kedirgantaraan tersebut kembali digelar dan menarik minat puluhan ribu pengunjung.

Nol Kecelakaan

Pada 2015, Bandung Air Show kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bandung.  Dalam peluncuran kegiatan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut Bandung Air Show sebagai kegiatan yang dinanti-nantikan warga. Tidak perlu ada kekhawatiran bahwa BAS sepi dari pengunjung. Justru yang ia khawatirkan adalah bagaimana mengatur orang yang datang melebihi perkiraan. 

Ridwan secara khusus menyinggung factor keselamatan dalam atraksi-atraksi Bandung Air Show ini. Ia menganjurkan agar panitia melihat rekam jejak dan kelayakan dari para pilot yang akan beraksi di kegiatan tersebut. Keselamatan manusia jangan jadi sebuah taruhan.

“Masalah safety first ini harus menjadi standar yang sangat kita perhatikan,” ucap Ridwan.

Dua tahun berselang, pada 2017, Bandung Air Show kembali digelar. Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, ketika membuka pameran, menyebut Bandung layak menyandang predikat Kota Dirgantara.

“Kalau Bandung akan jadi barometer Kota Dirgantara Nasional, itu sangat beralasan. Dari Bandung-lah tahun 1935 sudah dimulai pembuatan pesawat. Bandung juga kebetulan dipilih Presiden Soeharto menjadi kota industri pesawat terbang tingkat Asia,” ucapnya.

Di dua gelaran terakhir Bandung Air Show itu, tidak ada kecelakaan yang terjadi. Pada 2017, tercatat 60 ribu orang datang menikmati pameran.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers