web analytics
  

Jembatan Sementara Dibangun di Lokasi Banjir Bandang Sukabumi

Selasa, 29 September 2020 10:54 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Jembatan Sementara Dibangun di Lokasi Banjir Bandang Sukabumi, Banjir Bandang Sukabumi,korban banjir Sukabumi,Update Banjir Sukabumi,Bantuan Korban Banjir Sukabumi,Berita Banjir Sukabumi

Banjir bandang di Kecamatan Cicurung, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2020). (dok. BPBD)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (21/9/2020) lalu mengakibatkan ratusan rumah terendam dan sejumlah fasilitas umum rusak parah. 

Usai bencana melanda, bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan termasuk dari Respon Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa yang melakukan pembangunan jembatan sementara Desa Bantar untuk menghubungkan desa terdampak banjir bandang.

Bangunan jembatan yang berada di Kampung Bantar Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, menjadi akses terdekat penghubung antar warga. Jembatan yang sebelumnya ada, menjadi penghubung dua lokasi dengan penduduk sekitar 400 jiwa. 

Sanadi, selaku koordinator respon DMC Dompet Dhuafa untuk banjir bandang Sukabumi mengatakan pengerjaan jembatan melibatkan relawan DMC Dompet Dhuafa dengan bantuan relawan Paguyuban Pedagang Outdoor Bandung. 

"DMC Dompet Dhuafa kembali membangun jembatan, untuk memudahkan akses masyarakat di antara dua desa di Pondokkaso tersebut. Sehingga aktivitas masyarakat sedikit terbantu untuk berkegiatan paska musibah yang menimpa desa mereka beberapa hari lalu. Kemudian mereka bisa mendapat atau mengakses bantuan kebutuhan pokok lebih mudah," ujar Sanadi, Senin (28/9/2020).

Dia mengatakan, pembangunan jembatan pengganti tersebut, dapat membantu memudahkan warga dalam beraktivitas sehari-hari. 

Tim DMC Dompet Dhuafa, kata dia, juga membantu warga melakukan aksi bersih-bersih rumah warga korban banjir bandang. Dengan bantuan relawan dan warga setempat, tim bergotong-royong mengangkut lumpur dari rumah-rumah. 

Meski air telah surut, material yang dibawa berupa lumpur dan kayu-kayu, masih menumpuk di rumah-rumah warga. Selain aksi bersih-bersih, tim juga menerjunkan satu tim kesehatan.

Mereka mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami keluhan kesehatan pascabencana. Perawatan luka menjadi yang paling sering tim lakukan selama respon kesehatan di lapangan dan membagikan makan untuk memenuhi asupan gizi oleh tim dapur keliling.

"Kami akan terus berupaya membantu penanganan respons di sini. Dengan dukungan penuh banyak pihak, agar masyarakat korban bencana banjir bandang dapat terbantu. Dalam respon banjir bandang Cicurug, Sukabumi ini, kami menerjunkan tim respon SAR, tim BIS (Bersih Itu Sehat), tim Medis, tim Dapur Umum, tim Darling (Dapur Keliling), dan tentu saja kami juga berkoordinasi dengan SAR wilayah," kata Shofa Qudus, selaku GM Respon DMC Dompet Dhuafa.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers