web analytics
  

Pedagang Pasar Tagog Padalarang Sementara Jualan di Gedong Lima

Senin, 28 September 2020 21:45 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Pedagang Pasar Tagog Padalarang Sementara Jualan di Gedong Lima, Pedagang Pasar Tagog,Pasar Tagog Padalarang,Gedong Lima

Pedagang Pasar Tagog Padalarang. (Irfan Al-Faritsi)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Rencana penggunaan bahu Jalan Raya Tagog Padalarang sebagai Tempat Pedagang Berjualan Sementara (TPBS) bagi pedagang Pasar Tagog Padalarang tidak mendapat izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Akhirnya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memindahkan TPBS ke daerah sekitar Jalan Gedong Lima, Padalarang. Sekarang tengah dilaksanakan pembangunan kios darurat untuk 1.404 pedagang Pasar Tagog Padalarang.

"Targetnya awal November seluruh pedagang sudah bisa menempati TPBS Di Gedong Lima,"  kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat Ricky Riyadi di Padalarang, Senin (28/9/2020).

Relokasi pedagang terkait dengan rencana revitalisasi Pasar Tagog Padalarang yang akan dilaksanakan tahun ini. Setelah pedagang menempati pasar sementara,  rencananya bangunan Pasar Tagog Padalarang akan  dirobohkan. 

"Seluruh bangunan pasar akan dirobohkan. Kemudian dibangun baru yang bangunannya jauh lebih representatif,"tandasnya.

Rencananya bangunan Pasar Tagog Padalarang terdiri lantai semi basement, lantai 1 dan 2. Karena luas lahannya hanya sekitar 6.700 meter persegi, maka untuk tempat parkirnya berada di setiap lantai bangunan. Daya tampung untuk kendaraan roda dua sekitar 600 unit dan roda empat 400 unit.

Terpisah, Kepala Cabang PT Bangunbina Persada selaku kontraktor yang membangun Pasar Tagog Padalarang, Gary Sabastian menjelaskan,  meski hanya pasar sementara tapi memiliki sarana pendukung lengkap seperti musola, toilet, pos keamanan, perkantoran, hingga tempat pembuangan sampah (TPS) sementara.

"Luas tempat berjualan  sementara ini sekitar 1 hektare. Sekarang  sudah memasuki tahap penataan lahan serta pengecoran," ujarnya.

Kios yang disiapkan berukuran 2x2 meter dan los  dengan ukuran. 1,5x1,5  meter. Saat ini pedagang yang terdata ada sebanyak 1.404, terdiri dari pemilik kios 361, pemilik los 345, dan PKL 968.

"Kami menargetkan  hanya sekali Lebaran pedagang berjualan di tempat sementara ini. Artinya bahwa kurang dari dua tahun revitalisasi Pasad Tagog Padalarang bisa rampung," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers