web analytics
  

Peraturan Diubah, Klab Malam hingga Karaoke di Bandung Bisa Buka

Senin, 28 September 2020 16:24 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Peraturan Diubah, Klab Malam hingga Karaoke di Bandung Bisa Buka, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Bandung,Hiburan malam di Bandung,Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),Informasi Covid-19 Bandung

Ilustrasi--Hiburan Malam (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung baru saja menerbitkan perubahan peraturan pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dengan perubahan ini, beberapa aktivitas atau kegiatan yang sebelumnya dilarang, sekarang bisa buka. Termasuk di dalamnya, adalah klab malam, bioskop, dan karaoke.

Aturan baru tentang AKB di Kota Bandung termuat dalam Peraturan Wali Kota Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Perwal Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan AKB dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Perubahan Pasal 24 memungkinkan pembukaan kembali beberapa aktivitas atau kegiatan usaha yang sebelumnya dilarang beroperasi.

Dikutip dari Perwal yang diundangkan pada 25 September 2020 lalu itu, berikut rincian beberapa aktivitas atau kegiatan usaha yang bisa mulai beroperasi lagi

1. Khitanan dan pernikahan yang dilaksanakan di hotel atau Gedung

2. Kegiatan olah raga di sarana olah raga milik pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kota dan swasta

3. Fasilitas kolam renang di hotel dan kolam renang di destinasi wisata

4. Angkutan roda dua berbasis aplikasi

5. Kegiatan atau aktivitas pub atau klab malam atau bar, karaoke, bioskop, gym, bilyard, pertunjukan drive in dan taman bertema

6. Kegiatan atau usaha salon khususnya potong rambut dan barbershop

Untuk dapat buka kembali, pengelola tempat usaha atau kegiatan harus mendapatkan persetujuan dari Wali Kota selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tingkat Kota. Kewenangan persetujuan itu oleh Wali Kota Bandung didelegasikan kepada Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tingkat Kota.

Demonstrasi

Kebijakan membuka kembali tempat hiburan malam di Kota Bandung diwarnai beberapa aksi demonstrasi dan audiensi.  Pada awal Agustus 2020 lalu, misalnya, ratusan pegawai tempat hiburan malam di Kota Bandung meliputi tempat karaoke dan bar melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana. Mereka mendesak Pemerintah Kota Bandung untuk segera memberi izin operasional tempat kerja mereka yang ditutup selama pandemi.

Ketua Perkumpulan Pegiat Wisata Bandung (P3B) Rully Panggabean mengatakan, aksi tersebut merupakan aksi damai yang dilakukan lantaran pihaknya merasa menemui jalan buntu.

"Prosesnya sudah panjang. Kita sudah menghadap. Bahkan Gugus Tugas sudah tinjau tempat kami di mana kami siap jalankan protokol," ungkapnya.

Izin untuk 10 Tempat Hiburan Malam

Pada 8 Agustus 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung dilaporkan telah memberikan izin bagi 10 tempat hiburan malam di Kota Bandung untuk beroperasi kembali. Ke-10 tempat hiburan itu, yang kebanyakan adalah karaoke, dinilai telah memenuhi standar protokol kesehatan.

“Sebanyak 15 tempat hiburan yang sudah memenuhi syarat. Namun yang sudah ditandatangani persetujuannya baru 10 tempat hiburan. Kemarin sore kita masukkan lagi ke Gugus Tugas 34 tempat hiburan," ucap Edward di BalaiKota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (25/8/2020).

Nonton Film di dalam Mobil

Pemkot Bandung diketahui memberikan dukungan bagi penyelenggaraan kegiatan nonton film bersama di dalam mobil yang diselenggarakan di Kiara Artha Park. Acara luar ruangan baru ini bahkan dipuji Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, yang menyempatkan diri menonton langsung pada Jumat (25/9/2020) lalu, sebagai sebuah "inovasi"

"Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama Covid-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman," katanya.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers