web analytics
  

Beras Plastik di Cianjur, Polisi Usut Dugaan Sabotase

Senin, 28 September 2020 15:34 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Beras Plastik di Cianjur, Polisi Usut Dugaan Sabotase, Beras plastik Cianjur,Bansos Cianjur,Berita Cianjur,Cianjur Hari Ini

Kapolres Cianjur Mocahmad Rifai saat dimintai keterangan tentang beras plastik di Mapolres Cianjur, Senin (28/9/2020). (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Polres Cianjur saat ini sedang menyelidiki kasus paket beras 10 kg yang bercampur biji plastik pada program bantuan pangan nontunai (BPNT) di Kecamatan Bojongpicung dan Cilaku.

Polisi sedang menyelidiki unsur pidana dan sabotase dalam kasus ini. Bahkan beberapa pihak yang berkaitan langsung sudah dipanggil.

"Sudah kita panggil pihak terkait, di antaranya suplier dan pemasok. Tapi hingga saat ini, mereka belum mengakui memasukkan butiran plastik ke dalam beras jadi kita masih melakukan pendalaman lagi," ujar Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai di Mapolres Cianjur, Senin (28/9/2020).

Selain di Kecamatan Bojongpicung, Rifai mengakui adanya laporan yang hampir sama di Kecamatan Cilaku.

"Kemarin ada informasi lagi bahwa ada dua orang keluarga penerima manfaat (KPM) yang diduga mendapatkan butiran plastik, itu sudah kami dalami lagi," ujarnya.

Dia mengatakan di Kecamatan Cilaku, pemasok atau suplier bansosnya ternyata berbeda.

"Kami akan telusuri lagi apakah memang langsung dari e-warungnya atau suppliernya karena supplier juga harus bertanggung jawab terhadap barang yang didistribusikan ke warung," tegasnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga mendalami kemungkinan adanya sabotase karena persaingan usaha.

"Pendalaman kemungkinan unsur sabotase juga akan kami dalami lagi, apakah ini memang disengaja untuk dimasukkan atau tidak sengaja dimasukkan atau memang ada unsur lain semua masih kami dalami," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers