web analytics
  

21 Guru di Cimahi Positif Covid-19, 2 Meninggal Dunia

Minggu, 27 September 2020 20:48 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, 21 Guru di Cimahi Positif Covid-19, 2 Meninggal Dunia, Guru di Cimahi,Positif Covid-19

Sejumlah guru menyiapkan bahan belajar untuk siswa dengan metode belajar jarak jauh. (Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 19 guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cimahi dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease 19 (Covid-19). Sebelumnya, mereka dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab masif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono mengungkapkan, sebetulnya total ada 21 guru di Kota Cimahi yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 19 orang dari hasil swab masif, 2 sisanya mengalami gejala Covid-19 sehingga dilakukan swab test. 

"Tambahan guru yang positif 2 bukan dari swab masif. Awalnya dia sakit terus di swab positif. Yang 2 meninggal, yang 19 hasil swab masif sudah sembuh semua," ungkap Harjono, Minggu (27/9/2020).

Meski semua guru yang sebelumnya terkonfirmasi positif sudah menjadi negatif, kata Harjono, pihaknya belum terpikirkan untuk membuka pembelajaran secara tatap muka. Sebab pandemi Covid-19 saat ini masih berlangsung dan bisa menjadi ancaman bagi siswa apabila sekolah tatap muka dilaksanakan. 

Apalagi Kota Cimahi saat ini masih dalam status zona oranye penyebaran virus korona, dengan total kasusnya mencapai 315 orang. Rinciannya, 243 orang dinyatakan sembuh, 8 orang meninggal dan 64 orang masih terkonfirmasi positif.

"Kita masih zona orange jadi belum bisa dilakukan pembelajaran tatap muka. Belum bisa dipastikan kapan bisanya, karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat," sebut Harjono.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers