web analytics
  

Google Maps Tampilkan Update Informasi COVID-19

Minggu, 27 September 2020 19:09 WIB
Bisnis - Gadget, Google Maps Tampilkan Update Informasi COVID-19, Google Maps,Informasi Covid-19

Google Maps. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Lebih dari satu miliar orang beralih ke Google Maps untuk mendapatkan informasi penting terkait tempat yang ingin dikunjungi. Terutama dalam kondisi pandemi COVID-19.

Inilah cara efisien yang dilakukan pengguna aplikasi agar mereka bisa mengantisipasi penyebaran virus Corona jenis baru.

Atas dasar kebutuhan para pengguna untuk mapping COVID-19 itulah, Google berinisiatif untuk membuat fitur baru yang menampilkan informasi paling update seputar virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

"Minggu ini, kami memperkenalkan fitur baru di Maps, alat yang menunjukkan informasi penting tentang kasus COVID-19 di suatu area sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang tujuan dan langkah antisipasi apakah yang mesti diambil," jelas Product Manager Google Maps, Sujoy Banerjee, seperti dikutip dari laman resmi Google pada Minggu (27/9/2020).

Untuk mengaktifkan fitur ini, caranya adalah:

-Ketuk ikon di sudut kanan atas layar ponsel dan klik "info COVID-19"
-Tampak rata-rata tujuh hari kasus COVID-19 terbaru per 100.000 orang untuk area peta yang dilihat, disertai label sebagai indikator peningkatan atau penurunan jumlah kasus
-Agar memudahkan pengguna aplikasi untuk membaca statistik Covid-19, Google juga membedakan warna area yang termasuk zona berbahaya atau zona aman.

Nah dalam penggarapan peta yang disertai informasi terbaru seputar COVID-19, Google bekerja sama dengan beberapa lembaga, otoritas kesehatan, dan perusahaan kredibel, seperti WHO, Johns Hopkins, New York Times, dan Wikipedia.

Untuk sementara waktu, fitur ini baru akan tersedia untuk wilayah Amerika Serikat di platform Android dan iOS pada minggu ini, lalu menyusul di seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers