web analytics
  

Pilkada Kabupaten Bandung, KPU Larang Kampanye Mengundang Kerumunan

Minggu, 27 September 2020 18:55 WIB
Bandung Raya - Soreang, Pilkada Kabupaten Bandung, KPU Larang Kampanye Mengundang Kerumunan , Pilkada Kabupaten Bandung 2020,Pilkada Kabupaten Bandung,Pasangan Nomor Urut 2 Yena-Atep

Pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung selesai dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Kamis (24/9/2020). (KPU Kabupaten Bandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, mendorong ketiga pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung melakukan kampanye secara daring. 

"Kami mendorong mereka kampanye melalui daring untuk yang massa kampanye sendiri," kata Agus, Minggu (27/9).

Kontestan Pilkada Kabupaten Bandung

Profil pasangan Nia-Usman

Profil pasangan Yena-Atep

Profil pasangan Dadang-Sahrul

Pasalnya, kata Agus, bentuk pelaksanaan kampanye yang mengundang kerumunan sudah tidak lagi diperkenankan berdasarkan PKPU karena faktor pandemi Covid-19 yang belum usai.

Dia menjelaskan, contoh pelaksanaan kampanye yang sudah dilarang yakni seperti rapat umum terbuka, bazar, konser, dan kegiatan lainnya yang mengundang massa. Namun, kata dia, kampanye secara tatap muka masih bisa dilakukan hanya pertemuan terbatas. Itu pun, kata dia, hanya boleh dihadiri secara total 50 orang.

"Tidak ada lagi (kampanye) yang mengundang kerumunan massa banyak di tempat umum. Kecuali kalau rapat umumnya melalui daring," kata dia.

Menurutnya, pihak KPU bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung bakal terus mengawasi ketiga paslon dalam tahap kampanye ini. Proses kampanye ketiga paslon dalam Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2020 ini sudah mulai dibuka pada 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang.

"Kaitannya kampanye itu mereka memberitahukan ke polres, nanti polres mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). KPU sifatnya mendapat pemberitahuan, bukan memberi izin," ujar dia.

Kampanye di Media Daring Terverifikasi Dewan Pers
KPU memperbolehkan iklan kampanye pilkada di media daring. Aturan ini tercantum dalam perbaikan rancangan perubahan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam Pasal 1 ayat 24b draf perubahan PKPU 4/2017 disebutkan iklan kampanye di media daring adalah penyampaian pesan kampanye melalui media daring yang dibiayai oleh pasangan calon.

Secara lebih jelas, kampanye di media daring tersebut dilakukan di media daring yang sudah terverifikasi dewan pers seperti disebutkan di Pasal 47A.

Dalam Pasal 47A ayat 2 menyatakan kampanye melalui media daring sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dengan penayangan iklan kampanye di media daring yang terverifikasi pada Dewan Pers.

Kemudian di ayat 4, disebutkan penayangan iklan kampanye di media daring untuk setiap pasangan calon dilakukan dengan dalam dua ketentuan. 

Pertama, satu banner untuk setiap media daring yang terverifikasi pada Dewan Pers.

Kedua, paling banyak di lima media daring yang terverifikasi pada Dewan Pers, setiap hari selama masa penayangan iklan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

Ayat (3) ini menyatakan penayangan iklan kampanye di media daring dilaksanakan selama 14 hari sebelum dimulainya masa tenang.

Dari data Dewan Pers, ayobandung.com termasuk dalam salah satu media daring di Jawa Barat yang sudah terverifikasi.

Media daring ayobandung.com terverifikasi faktual dan administrasi oleh Dewan Pers pada 25 Januari 2018. 

Wakil Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Hendry Chairudin Bangun, mengatakan ayobandung.com bisa lolos verifikasi faktual dan administrasi didasarkan pada tiga hal.

Pertama, ayobandung.com telah berbadan hukum di bawah PT Ayo Media Network. Kedua, ayobandung.com memiliki jurnalis yang sudah memperoleh sertifikat uji kompetensi wartawan (UKW). Ketiga, ayobandung.com menyajikan konten berkualitas bagi pembaca.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers