web analytics
  

Komplek Makam Sunan Gunung Jati jadi Sasaran Program BISA

Sabtu, 26 September 2020 21:22 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Komplek Makam Sunan Gunung Jati jadi Sasaran Program BISA, sunan gunung jati,komplek sunan gunung jati,pariwisata,Wisata Cirebon,program bisa

Kompleks Pemakaman Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Minggu (31/05/2012) (Melly Yustin Aulia)

CIREBON,AYOBANDUNG.COM -- Komplek Makam Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, sebagai salah satu destinasi wisata yang masuk dalam program BISA dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

BISA sendiri merupakan akronim dari Bersih, Indah, Sehat, dan Aman. Program ini diklaim bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menilai, pemilihan Makam Sunan Gunung Jati merupakan hal tepat, mengingat destinasi ini merupakan cerminan dari Kabupaten Cirebon secara keseluruhan.

"Banyak masyarakat di luar Kabupaten Cirebon yang pernah berkunjung ke Makam Sunan Gunung Jati," ujarnya.

Pengalaman kunjungan itu akan menjadi cerita yang tersebar ke masyarakat. Bila pelayanan pada destinasi ini dinilai baik, Kabupaten Cirebon pun akan diapresiasi.

Pihaknya berharap, Komplek Makam Sunan Gunung Jati bisa menerapkan program BISA dengan baik. Menurutnya, realisasi program BISA bahkan sesungguhnya tidaklah sulit.

"Kalau sebelumnya sudah memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan keamanan, sebenarnya menerapkan program BISA bukan hal yang sulit," tuturnya.

Direktur Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Candra Negara mengungkapkan, saingan Kabupaten Cirebon bukan hanya destinasi wisata di Indonesia saja, tapi juga luar negeri.

"Saat ini, seluruh negara berlomba-lomba untuk bisa menarik wisatawan sebanyaknya," cetusnya.

Kehadiran wisatawan dipandang memiliki pengaruh pada peningkatan ekonomi di suatu wilayah. Karena itu, diperlukan penataan objek wisata agar bisa memberi kesan dan pengalaman terbaik bagi pelancong.

Menurutnya, seluruh wisatawan mendambakan kedamaian di tempat tujuan wisata. Kedamaian tersebut, bisa didapat dengan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan.

"Kalau wisatawan mendapat pengalaman yang tidak baik, ceritanya akan tersebar kemana-mana," ujarnya.

Dia meyakinkan, program BISA bisa diterapkan untuk menaikkan kembali kunjungan wisatawan yang menurun selama pandemi Covid-19.

 

Editor: Arditya Pramono
dewanpers