web analytics
  

Catat! Inilah 5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bersepeda

Sabtu, 26 September 2020 18:45 WIB Arditya Pramono
Gaya Hidup - Sehat, Catat! Inilah 5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bersepeda, Bersepeda,Gaya bersepeda,teknik besepeda,Hobi Sepeda Bandung,Sepeda Bandung,naik sepeda,main sepeda

Bersepeda. (Kavin Faza)

LENGKONG,AYOBANDUNG.COM -- Bersepeda kini menjadi trend yang digandrungi banyak orang. Sebagai salah satu olahraga yang menggunakan alat, melakukan kegiatan bersepeda tidak bisa dipandang remeh. Ada aturan dan tata cara yang harus diperhatikan agar bersepeda menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Berikut 5 hal penting yang harus diperhatikan saat bersepeda.

1. Perhatikan Irama Dayungan

Irama dayungan pedal yang ideal pada umumnya berkisar 60-80 putaran per menit (rpm), berbeda dengan pembalap sepeda yang bisa mengayuh pedal di kisaran 80-100 rpm.

Kamu bisa senantiasa meningkatkan kecepatan dan kekuatan dengan menyempurnakan kayuhan sepeda. Cobalah untuk bergantian mendorong dan menarik pedal antara kaki kanan dan kiri secara perlahan-lahan bila pedalmu berjenis clipless pedal. Dengan begini, lebih banyak ototmu yang terkena dampak tekanan sehingga bisa menjadikan kaki lebih ramping.

2. Ubah Posisi Tubuh

Agar tekanan dan titik berat pada otot serta saraf tidak selalu terkonsentrasi di satu area tertentu, cobalah untuk sesekali memvariasikan posisi tubuh dan tanganmu. Ubahlah sudut lengan, punggung, dan leher. Santai saja, lengan dan sikumu tidak perlu dibuat kaku terkunci agar lebih mudah ketika melalui jalanan yang tidak rata. Selain itu, hindari berpegangan pada bagian melengkung setang untuk waktu yang lama. Hal ini dapat membuat kram pada tangan, bahu, dan leher.

3. Bersepeda Untuk Menguruskan Badan

Sebuah studi kesehatan mengenai manfaat bersepeda menunjukkan bahwa aktivitas bersepeda selama 2-3 jam seminggu membantu mencegah kenaikan berat badan. Bila kamu tergolong kelebihan berat badan, mulailah bersepeda secara rutin. Lakukan rutinitas mendayung sepeda paling tidak 30 menit per hari. Kamu bisa memulainya di medan datar untuk 3-4 minggu pertama.

Secara bertahap, tingkatkan juga intensitas bersepeda serta level kesulitan medan. Jalan yang berbukit bisa menjadi bentuk latihan yang cocok. Agar olahraga ini menjadi kian menyenangkan, kamu bisa berbagi kesenangan dengan bersepeda bersama teman-teman atau komunitas sepeda. Bersepeda secara berkelompok dapat membuat jarak yang jauh menjadi terasa dekat sekaligus menambah motivasimu untuk menjadi pesepeda yang lebih baik.

4. Mengolah Otot

Bila kamu mendayung sepeda di jalan yang menanjak, kamu mungkin mengayuhnya dengan susah payah hingga berpeluh. Saat inilah asam laktat menumpuk di otot dan dapat berkontribusi terhadap timbulnya nyeri otot. Asam laktat sendiri merupakan hasil metabolisme karbohidrat yang diproduksi di sel otot.

Sebagai langkah pencegahan mengalami nyeri otot, tetaplah mengayuh sepeda ketika di jalan menurun, walaupun memang tanpa dikayuh pun sepeda dapat meluncur begitu saja. Nyatanya dengan mengayuh ringan terus-menerus saat di jalan menurun, kamu dapat membantu menghilangkan asam laktat.

5. Pastikan Sepedamu Sesuai Untukmu

Pastikan ukuran frame alias kerangka sepeda tepat untuk tubuhmu, kamu bisa mengangkangi sepeda dengan kakimu menapak rata dengan tanah.

Untuk sepeda umum, harus ada jarak 2,5-5 cm antara pangkal paha dengan top tube alias kerangka sepeda bagian atas yang menghubungkan setang dengan jok. Sedangkan untuk sepeda gunung, setidaknya ada jarak 5 cm antara pangkal paha dan top tube.

Ketika pedal berada di titik terendah dalam rotasi, idealnya posisi kakimu sedikit menekuk.

Tekuk sikumu sedikit saja sehingga kamu tidak terlalu jauh atau terlalu dekat dengan setang.

Apa pun jenis dan gaya sepeda yang kamu pilih, entah itu sepeda fixed gear  maupun jenis sepeda lainnya, tetap saja bila frame tidak cocok denganmu, maka kamu bisa mengalami nyeri otot serta lebih rentan terjatuh.

Bersepedalah secara konsisten dua kali seminggu dan tempuhlah jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten. Ini adalah cara terbaik membangun kebugaran jantung dan pembuluh darah melalui rutinitas bersepeda. Kamu akan segera merasakan manfaatnya.

Editor: Arditya Pramono

artikel terkait

dewanpers