web analytics
  

Hati-hati! Sering Haus Bisa Jadi Anda Terkena Penyakit Ini

Sabtu, 26 September 2020 14:42 WIB Arditya Pramono
Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati! Sering Haus Bisa Jadi Anda Terkena Penyakit Ini, minum,Minum Air,Banyak Minum Air,Haus,mudah haus,ingin minum,pengen minum,kehausan

Ilustrasi--Minum Air (Pixabay)

LENGKONG,AYOBANDUNG.COM -- Rasa haus yang muncul sebenarnya merupakan kondisi normal sebagai tanda bahwa tubuh membutuhkan cairan untuk metabolisme.

Namun, selalu merasa haus sepanjang waktu, kemungkinan pertanda ada hal yang tidak normal dalam tubuh. 

Berikut 4 penyakit yang mungkin membuat Anda sering sekali marasa haus.

1. Diabetes

Diabetes dalah kondisi di mana gula atau glukosa dalam darah berada pada kadar yang tinggi. Hal ini membuat ginjal perlu memproduksi lebih banyak urine untuk membantu mengeluarkan glukosa dari tubuh.

Kondisi ini yang membuat pasien diabetes merasa terus menerus haus. Gejala yang dapat muncul pada penyakit ini antara lain luka yang sulit sembuh, kelelahan, serta sering buang air kecil. Sering haus pada ibu hamil juga perlu diwaspadai sebagai tanda diabetes gestasional yaitu diabetes pada ibu hamil.

2. Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus tidak berhubungan dengan diabetes mellitus, karena diabetes insipidus disebabkan oleh hormon antidiuretik (ADH) atau vasopressin yang mengatur kadar cairan dalam tubuh. Pada penyakit ini, tubuh memproduksi urine dalam volume tinggi, sehingga penderitanya selalu merasa haus

3. Ketoasidosis Diabetik

Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi diabetes yang dapat mengancam nyawa. Karena tubuh kekurangan insulin, glukosa di dalam darah tidak dapat digunakan, sehingga tubuh memecah lemak sebagai bahan bakar pengganti. Hal ini akan mengakibatkan penumpukan keton dalam tubuh yang sangat berbahaya.

Ketoasidosis diabetik sering terjadi pada penderita  diabetes tipe 1dan terkadang pada  diabetes tipe 2. Selain haus, keluhan lain pada ketoasidosis diabetik adalah sering buang air kecil, merasa sangat lelah, nyeri pada perut bagian atas, susah bernapas panjang, bahkan dapat terjadi koma.

4. Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit dalah kondisi di mana sel darah merah memiliki bentuk yang tidak normal. Sel darah merah normal berbentuk cakram bikonkaf dan lentur. Namun pada kondisi ini, sel darah merah berbentuk seperti bulan sabit dan kaku, serta mengandung hemoglobin yang cacat. Sel-sel darah merah abnormal ini dapat menghambat pembuluh darah dan mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh. Jika kerusakan terjadi pada ginjal, dapat memicu rasa haus. Penderita anemia sel sabit, juga dapat merasakan kekurangan energi, sesak napas, serta cepat merasa lelah, terutama setelah olahraga.

Jika Anda sering mengalami rasa haus, yang terjadi terus menerus dan berkepanjangan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Anda juga disarankan memeriksa kadar gula darah untuk mengantisipasi kemungkinan penyakit diabetes dan komplikasinya.

Editor: Arditya Pramono
dewanpers