web analytics
  

Robert Alberts Kecewa Permohonan Revisi Jadwal Persib Ditolak LIB

Jumat, 25 September 2020 12:53 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Robert Alberts Kecewa Permohonan Revisi Jadwal Persib Ditolak LIB, Persib vs Madura United,Jadwal Persib

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts (Ayobandun.com/Eneng Reni)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts kecewa permohonan revisi jadwal Persib di Liga 1 2020 ditolak LIB. Robert merasa timnya sangat dirugikan dengan pengaturan jadwal tersebut. 

Dalam dua laga perdana di lanjutan Liga 1 2020, skuat Maung Bandung akan langsung melakukan 2 laga tandang berturut-turut.

Untuk lawatan perdananya, Persib akan menghadapi Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Sabtu (4/10/2020). Selang 6 hari, Persib bakal bertandang ke markas Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 10 Oktober 2020.

"Melihat jadwal kami, yang mana sudah kami sampaikan kepada LIB bahwa jadwal tandang kami sangat sulit. Mereka meminta kami untuk memainkan dua laga tandang sekaligus dengan jarak yang jauh," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Jumat (25/9/2020).

Pelatih asal Belanda itu mengakui, tak ada masalah bila perjalanan untuk laga tandang itu dilalui dengan transportasi udara. Namun di masa pandemi covid-19, semua tim wajib melakoni laga tandang dengan perjalanan darat menggunakan bus.

Dengan keputusan ini, Robert menilai, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi tak cukup bijak.

"Di saat yang bersamaan kami harus berkendara menggunakan bus. Jika kami memainkan dua laga tandang, perjalanan pertama kami akan dilakukan pada 1 Oktober ke Madura karena perjalannya membutuhkan setidaknya 15 jam menggunakan bus. Tentu (kondisi ini) sulit untuk memproduksi kualitas terbaik dari pemain ketika bermain. Lalu setelah itu, 6 hari berikutnya kami harus memainkan laga tandang lainnya di Yogyakarta melawan Barito," katanya.

Robert mengatakan, Persib hanya ingin PT LIB mempertimbangkan kembali 2 jadwal tandangnya. Hal itu akan sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan pemain.

"Jika kami memilih pulang dulu ke Bandung setelah laga tanggal 4, maka kami bertolak dari Madura tanggal 5 dan butuh waktu 15 jam ke Bandung maka tanggal 6 kami beristirahat untuk recovery. Dan, tanggal 7 kami sudah harus pergi lagi ke Yogyakarta dan dibutuhkan sekitar 8-10 jam perjalanan," katanya.

"Jadi kami meminta, dengan pertimbangan yang masuk akal, setelah melawan Madura kami meminta bertanding (melawan Barito) di tanggal 8. Jadi setelah melawan Madura kami bisa langsung melakukan perjalanan ke Yogyakarta menggunakan bus dan tentunya itu lebih nyaman bagi tim dalam hal kualitas dan waktu recovery," katanya.

Namun, kata Robert, PT LIB menolak permohonan yang diajukan. Kekecewaan Robert kian bertambah usai mendengar kabar Persib harus membayar biaya akomodasi jika ingin pergi lebih awal ke Yogyakarta.

"PSSI dan LIB menolak untuk memperhatikan permintaan kami dan mengabaikan permintaan sangat logis kami untuk membenahi kualitas liga dan recovery lebih bagus untuk pemain kami. Dan juga akan lebih murah untuk pengeluaran karena kami harus membayar hotel (selama tur). Dan baru tadi saya dengar bahwa kami juga harus membayar biaya bus jika ingin tinggal di Yogyakarta lebih awal," ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers