web analytics
  

Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, Paslon Dinta Kendalikan Pendukungnya Patuhi Protokol Kesehatan

Sabtu, 26 September 2020 11:32 WIB Republika.co.id
Umum - Nasional, Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, Paslon Dinta Kendalikan Pendukungnya Patuhi Protokol Kesehatan, Pilkada Kabupaten Bandung 2020,Pilkada Kabupaten Bandung,Pilkada Serentak 2020,Pilkada Serentak di Jabar

Pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung selesai dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Kamis (24/9/2020). (KPU Kabupaten Bandung)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah memastikan pelaksaan pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember tetap berlangsung. Setelah melewati tahapan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan serta penetapan nomor urut, para calon kepala daerah akan menjalani tahapan sosialisasi dan kampanye terbuka.

Tahapan kampanye dinilai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani berpotensi menimbulkan gesekan, sehingga mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Oleh karena itu, Muzani meminta kepada para calon gubernur, bupati, maupun wali kota yang diusung Gerindra untuk menjaga ketertiban, kerukunan, dan persatuan. Mereka harus tetap menjujung tinggi Pancasila sebagai dasar negara. Selain itu, Muzani mengingatkan, para calon kepala daerah harus terus mengedepankan kampanye damai.

Selain itu, Muzani juga berharap agar kampanye tidak melibatkan banyak orang.

"Masing-masing wajib tetap menjunjung tinggi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan tetap mencuci tangan serta tidak berkerumunan dalam jumlah yang banyak," jelas wakil ketua MPR tersebut.

Begitu juga dengan konser musik yang melibatkan banyak orang juga harus ditiadakan. Muzani berharap, semua peserta pilkada serentak menaati ketentuan KPU. "Karena keselamatan para pemilih kita adalah yang utama," kata Muzani.

Pilkada Kabupaten Bandung
KPU Kabupaten Bandung telah mengesahkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung pada Kamis (24/9/2020).

Dalam rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Kabupaten Bandung, ditetapkan pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi sebagai nomor urut 1. Pasangan Yena Iskandar Maseom-Atep Rizal nomor urut 2, dan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan nomor urut 3.

Pasangan nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi, diusung oleh dua parpol yaitu Partai Golongan Karya 11 kursi dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tujuh kursi dengan jumlah total sebanyak 18 kursi. 

Sedangkan pasangan nomor urut 2, Yena Iskandar Maseom-Atep Rizal, didukung oleh dua parpol. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dengan tujuh kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) empat kursi, sehingga jumlah total sebanyak 11 kursi. 

Pasangan nomor urut 3, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, diusung oleh empat partai politik yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) enam kursi, Partai NasDem (Nasional Demokrat) lima kursi, Partai Demokrat (PD) lima kursi, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 10 kursi, dengan jumlah total sebanyak 26 kursi. 

Usai penetapan nomor urut, KPU Kabupaten Bandung dan ketiga paslon mengikuti ikrar bersama dan penandatangan pakta integritas untuk melaksanakan pilkada secara damai dan menjaga protokol kesehaatan.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers