web analytics
  

Nobar di Kiara Artha Park, Wakil Wali Kota Bandung: Ini Seru, Inovasi!

Sabtu, 26 September 2020 07:42 WIB Andres Fatubun
Bandung Raya - Bandung, Nobar di Kiara Artha Park, Wakil Wali Kota Bandung: Ini Seru, Inovasi!, Drive-in cinema di Objek Wisata Kiara Artha Park,Kiara Artha Park,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Drive-in cinema di Objek Wisata Kiara Artha Park (ayobandung/Nur Khansa)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana antusias nonton film bareng di dalam mobil. Nonton bareng ini dalam rangka peringati Hari Jadi ke-210 Kota Bandung, Jumat (25/9/2020).

"Seru, ini pengalaman. Bagus ini inovasi," tutur Yana usai menonton di Kiara Artha Park, Jumat malam.

Dengan kegiatan di luar ruangan, Yana berharap tidak ada penyebaran Covid-19. 

"Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama Covid-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman," katanya.

Yana mengungkapkan, dengan tiket yang ludes terjual, hal itu menunjukan masyarakat penasaran ingin mencoba menikmati nonton bareng film.

"Saya dapat laporan dari Bu Kadis (Disbudpar), dari awal memang sold out terus. Ini satu pengalaman baru buat masyarakat di tengah kerinduan nonton film layar lebar di fasilitasi dengan drive-in," jelasnya.

Sementara itu, Co-Founder Drive in Senja, Ashram Shahrivar mengakui masyarakat Kota Bandung cukup antusias menonton di dalam mobil ini.

"Ini pertama diselenggarakan di lima hari kemarin. Kita melihat antusiasnya ramai, sold out jadi diperpanjang. Minggu ini dari Kamis sampai minggu. Pekan depan kalau masih banyak, juga sama," katanya.

Sedangkan untuk film, ia mengaku bahwa selain film tahun 80an yang ditayangkan seperti Grease dan Back To The Future ada juga film-film baru seperti The Fate of The Furious dan The Greatest Showman.

"Sebenarnya film pekan ini dan pekan depan, kita masih ngambil film lebih baru dari sebelumnya. Hanya memang kalau drive-in itu belum bisa menayangkan film baru dari studio, belum bisa premiere," ujarnya.

Sebelum menyaksikan film di Drive-In Senja, sambung dia, masyarakat yang datang harus menaati sejumlah protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, kapasitas mobil 50 persen, tidak membawa minuman keras dan melakukan asusila saat menonton.

"Kita ada pengecekan suhu, semuanya staf kami menggunakan sarung tangan, faceshield, penyemprotan mobil pengunjung dengn disinfektan dan menjaga jarak. Kita tidak menganjurkan penonton turun dari mobil kecuali ke toilet dan kita ada petugas yang memantau,” katanya.

Drive-in cinema beda dengan Layar Tancap
Drive-in cinema di Objek Wisata Kiara Artha Park, dibuka pada 9 September 2020. 

Dalam momen pembukaan, panitia Drive in Senja selaku penyelenggara memutar film The Greatest Showman. Pemutaran film drama musikal ini mampu menarik antusiasme penonton.

Kuota 100 tiket yang disediakan event organizer laris manis disikat habis. Para penonton tak keberatan menukar uang Rp200.000 demi menyicip pengalaman baru menikmati film.

Suasana gelap serupa dalam ruangan bioskop dihadirkan menjelang dan selama pemutaran film. Panitia telah merekayasa sedemikian rupa susunan lampu-lampu yang semula nampak gemerlap menjadi gelap sebelum tontonan dimulai pada pukul 18.00 WIB.

Dilihat dari dekat, suasana drive in cinema ini kentara seperti nuansa yang terbangun dalam momen menonton layar tancap, namun yang membedakan, tak ada suara yang terdengar sepanjang film. Suara film hanya bisa didengar secara eksklusif oleh para penonton melalui frekuensi radio khusus.

Sebagai fasilitas tambahan, panitia juga menyediakan flyer menu hidangan untuk penonton. Mereka yang hendak melakukan pemesanan dapat memindai barcode dalam flyer menggunakan aplikasi WhatsApp yang terhubung dengan admin, dan makanan akan diantar oleh petugas.

Selama acara berlangsung, panitia tetap memberlakukan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Para penonton diperiksa menggunakan thermogun, mobil mereka disemprot disinfektan, dan diwajibkan mengenakan masker.

Sedangkan seluruh panitia sebelumnya telah melakukan rapid test untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah kota. Saat penyelenggaraan, mereka dibekali oleh masker, face shield dan sarung tangan.


 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers