web analytics
  

Update Corona Bandung Barat 25 September 2020, Total 191 Kasus Positif

Sabtu, 26 September 2020 07:28 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Ngamprah, Update Corona Bandung Barat 25 September 2020, Total 191 Kasus Positif, Update Corona Bandung Barat,Update Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Data Covid-19 Bandung Barat

Berdisiplin memakai masker dapat mengindarkan kita dari potensi penularan Covid-19 (https://pik.bandungbaratkab.go.id/)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM – Setelah lima hari tidak memutakhirkan data, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menampilkan data terkini sebaran virus corona atau Covid-19 pada Jumat (25/9/2020) sore. Diketahui, jumlah akumulatif kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat tercatat 191 kasus, atau bertambah enam kasus positif baru dibandingkan pencatatan sebelumnya. Angka ini terdiri dari 77 kasus aktif, 108 kasus sembuh dan 6 kasus meninggal. 

Merujuk situs web https://pik.bandungbaratkab.go.id/, bisa diketahui rincian ke-191 kasus positif Covid-19 tersebut per kecamatan. Ngamprah merupakan kecamatan penyumbang jumlah kasus terbanyak dengan 41 kasus, disusul Kecamatan Lembang dengan 34 kasus. Terjadi masing-masing satu penambahan kasus positif di kedua kecamatan tersebut.

Situs yang sama juga menginformasikan bahwa sampai saat ini masih ada tiga kecamatan di Kabupaten Bandung Barat yang terbebas dari kasus positif Covid-19, yakni Rongga, Gununghalu, dan Cipendeuy. Sementara itu, di Kecamatan Cipongkor dan Sindangkerta masing-masing tercatat adanya satu kasus.

Untuk data suspek, tercatat jumlah total 38 orang. Dari jumlah tersebut, 31 pulih dan 7 meninggal. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 745 orang. Situs https://pik.bandungbaratkab.go.id/ juga mencatat jumlah 534 orang tanpa gejalan dan 60 di antaranya sedang menjalani proses pemantauan. Sama sekali tidak ada perubahan dalam angka-angka ini jika dibandingkan data yang tercantum lima hari sebelumnya.

Protokol kesehatan

Ada tiga kategori yang termasuk dalam kasus suspek, yakni orang dengan ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) dan 14 hari terakhir berada di lokasi transmisi lokal, orang dengan ISPA dan ada kontak dengan kasus konfirmasi atau probable, serta orang dengan ISPA dan pneumonia berat yang butuh perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Virus corona diketahui menular melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan rentan terjadi dalam jarak hingga 1 meter.

Untuk menekan angka penyebaran Covid-19, masyarakat diajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, memakai masker, menghindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan.  

 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers