web analytics
  

TNI dan Polri Disinfeksi Pemukiman Padat Penduduk di Cimahi

Jumat, 25 September 2020 20:19 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, TNI dan Polri Disinfeksi Pemukiman Padat Penduduk di Cimahi, Kodim 0609 Cimahi,Polres Cimahi,Disinfeksi Pemukiman Padat Penduduk

Dandim 0609 Cimahi, Letkol Kav. Tody Wahyudi bersama Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki. (Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Komando Distrik Militer (Kodim) 0609 Cimahi dan Polres Cimahi terus berupaya memutus mata rantai penularan Coronavirus Disease (Covid-19) dengan melakukan disinfeksi pemukiman padat penduduk di Gang Arsad RW 24 Kelurahan Cibeureum, Kota Cimahi, Jumat (25/9/2020).

Dandim 0609 Cimahi, Letkol Kav. Tody Wahyudi mengatakan, selain melakukan penyemprotan disinfektan, pihaknya pun melakukan sosialisasi dan edukasi terkait 3M dan 1T yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

"Kalau misalkan ada masyarakat yang tertangkap basah yang tidak menggunakan masker atau menggunakan masker tapi tidak semestinya kita lakukan teguran, kita laksanakan aksi simpatik dengan harapan masyarakat bisa timbul kesadarannya," kata Tody disela kegiatan.

Kota Cimahi sempat masuk dalam kategori zona merah covid-19 di Jawa Barat. Oleh karena itu, Tody mengingatkan kepada warga Cimahi agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ditegaskan Tody, pandemi covid-19 ini masih belum usai. Oleh karena itu dia meminta bantuan semua pihak untuk disiplin terhadap protokol kesehatan agar pandemi ini segera berakhir.

"Penanganan pandemi covid-19 ini memang memerlukan upaya bersama dari kita semua, dari aparat, dari masyarakat kita harus saling bahu membahu berdisiplin dan mendisiplinkan diri agar wabah ini segera berakhir," tegasnya.

Di Kelurahan Cibeureum ini masih ada kasus aktif covid-19. Oleh karena itu Tody meminta pihak kelurahan bersama dengan puskesmas setempat untuk menjaga agar menghindari penularan dengan mengurangi kontak fisik.

"Ini agar warga yang terindikasi itu betul-betul ga boleh keluar, nanti tolong dibantu oleh warga terus kita dari Polres dan Kodim juga akan memberikan bantuan sembako untuk warga yang terdampak agar selama 14 hari itu benar-benar di rumah," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers