web analytics
  

Update Corona Cimahi 25 September 2020, 5 Kasus Sembuh

Jumat, 25 September 2020 17:05 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Update Corona Cimahi 25 September 2020, 5 Kasus Sembuh, Update Corona Cimahi,Update Covid-19 Cimahi,Informasi Covid-19 Cimahi,Data Covid-19 Cimahi

Imbauan menggunakan masker (https://covid19.cimahikota.go.id/)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM – Setelah Kamis (24/9/2020) kemarin Kota Cimahi mengalami penambahan kasus positif baru virus corona atau Covid-19 sebanyak 11 kasus, per Jumat (25/9/2020) terjadi penurunan jumlah kasus positif aktif dari 61 kasus menjadi 59 kasus. Jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 5 kasus, dari 234 kasus menjadi 239 kasus.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, juga diketahui bahwa terjadi lagi kenaikan tingkat kesembuhan kasus Covid-19 di Kota Cimahi dari 77,48 persen menjadi 78,10 persen.

Untuk jumlah total suspek, diketahui saat ini ada 1.304 kasus. Sebanyak 106 kasus sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 8.542 kasus dengan 508 di antaranya menjalani pemantauan.

Meski Cimahi sudah keluar dari zona merah, Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengingatkan bahwa ini bukan berarti pandemi Covid-19 hilang. Ajay mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Kita gak bosan mengajak masyarakat bersama melawan Covid-19 dengan 4M. Yaitu mengenakan masker, mencuri tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Itu harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan," jelas Ajay.

PSBM Tetap Jalan

Tentang kelanjutan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), Ajay memastikan bahwa kebijakan tersebut tetap diterapkan selama dua pekan ke depan. Contohnya, pengetatan di kewilayahan dan pembatasan kegiatan perekonomian.

"PSBM cukup baik. Memang masih ada yang buka jam 9 (pagi), padahal aturan kan jam 10 (pagi). Nanti kita evaluasi," ungkapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini menambahkan, untuk mengendalikan virus korona pihaknya akan terus melakukan tes usap sesuai standar WHO. Sedikitnya ada 600 orang yang ikut tes usap di Kota Cimahi dalam sepekan.

"Kita jalan terus, gak bisa direm darurat kalau swab. Swab kita sehari itu rata-rata 100-150 orang," terang Rini. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers