web analytics
  

Status Insentif Kartu Prakerja Gagal Cair? Pastikan 2 Hal Ini Aktif

Jumat, 25 September 2020 15:44 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Nasional, Status Insentif Kartu Prakerja Gagal Cair? Pastikan 2 Hal Ini Aktif, insentif prakerja gagal,Prakerja Gelombang 9,kartu prakerja gelombang 10,jadwal pembukaan prakerja gelombang 10

[Ilustrasi] Penerima Kartu Prakerja diimbau untuk bersabar karena banyak yang status pencairan insentifnya 'Gagal'. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penerima Kartu Prakerja diimbau untuk bersabar karena banyak yang status pencairan insentifnya 'Gagal'.

Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Hengki Sihombing buka suara terkait permasalahan tersebut. Dia mengatakan ada beberapa faktor terkait status ‘Gagal’ dari beberapa peserta.

Hengki mengatakan, penerima Kartu Prakerja harus memastikan 2 hal yakni nomor rekening atau nomor e-wallet yang didaftarkan pada dashboard Kartu Prakerja harus selalu aktif. Jika memakai e-wallet, kata dia, akun e-wallet penerima harus sudah premier.

“Banyak yang statusnya gagal itu kadang kami tidak menemukan rekeningnya atau non-aktif. Kalau menggunakan e-wallet pastikan aktif dan jangan diganti nomornya,” ujar dia, Jumat (25/9/2020).

Selain itu, dia membenarkan bahwa status ‘Gagal’ tersebut artinya hanya gagal untuk ditransfer, bukan tidak akan ditransfer. Hengki mengimbau agar para penerima berkomunikasi dengan lembaga bank atau e-wallet yang dipakai, untuk memastikan keaktifan rekening jika menemukan kendala dalam proses pencairan insentif.

Jika rekening dan e-wallet sudah dipastikan aktif dan tidak bermasalah, penerima Kartu Prakerja juga tidak perlu panik. Berdasarkan pengalaman Ayojakarta saat mendengar penuturan customer service Kartu Prakerja, mereka mengimbau para penerima untuk mengabaikan tulisan 'Gagal' tersebut. 

Hal itu tidak membuat para penerima kehilangan jumlah nominal insentif mereka. "Yang penting nomor rekening yang disetor dan semua data yang didaftarkan atas nama yang sama," ujar customer service saat dihubungi.

Mereka juga mengimbau para penerima agar mengecek dashboard secara berkala. Lalu, bagaimana jika insentif belum juga cair lebih dari seminggu atau melebihi 7 hari dari yang dijanjikan?

Customer service Kartu Prakerja mengatakan bahwa bagi penerima yang belum mendapatkan insentif melebihi 7 hari kerja, harap mengirimi surat elektronik atau e-mail kepada pihak Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Berikut tata caranya

• Kirim e-mail ke [email protected]

• Sertakan bukti melalui tangkapan layar (screenshot), yang memperlihatkan tanggal penerimaan insentif pada dashboard masing-masing profil

• Laporkan yang menyatakan bahwa insentif belum juga cair pada tanggal yang dijanjikan dan sudah melebihi 7 hari kerja.

Selain itu, banyak penerima Kartu Prakerja mengeluhkan proses pencairan insentif melebihi waktu yang dijanjikan. Sebagai diketahui, setiap penerima Kartu Prakerja mempunyai timeline masing-masing dalam proses pencairan insentif.

Timeline tersebut dapat dilihat pada masing-masing dashboard Kartu Prakerja. Berdasarkan penglihatan Ayojakarta.com (Ayo Media Network), misalnya ada penerima yang dijanjikan pencairan insentif pada 3 September, namun baru cair pada 5 September.

Namun, ada juga penerima yang langsung mendapatkan insentif di tanggal yang dijanjikan. Untuk menjawab kendala tersebut, penerima Kartu Prakerja tidak perlu khawatir.

Pasalnya, menurut penjelasan dari customer service Kartu Prakerja, keterlambatan tersebut karena adanya penundaan pencairan insentif sejak 29 Mei hingga saat ini. 

"Jadi mohon ditunggu," ucap customer service Kartu Prakerja saat dihubungi.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers