web analytics
  

Lolos Prakerja Gelombang 1, Peserta Keluhkan Pelatihan Tak Sesuai

Jumat, 25 September 2020 13:45 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, Lolos Prakerja Gelombang 1, Peserta Keluhkan Pelatihan Tak Sesuai, Masalah prakerja,Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Pelatihan Kartu Prakerja,Paket Pelatihan Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja

Lama resmi program prakerja. (prakerja.go.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Jutaan orang berhasil lolos program prakerja dan mendapatkan modal untuk pelatihan. Namun beberapa dari mereka masih mengeluhkan kekurangan dari program yang dikeluarkan pemerintah sejak April lalu.

Salah satunya Aldiza Putri. Warga Bogor ini berhasil lolos program kerja gelombang 1 pada Mei lalu. Ia langsung mendapatkan dana pelatihan sebesar Rp1.000.000.

"Paket pelatihannya yang Rp700 ribu, sisanya Rp300.000 diambil lagi sama pemerintah," ujar Diza saat dihubungi Ayobandung.com, Jumat (25/9/2020.

Saat itu Diza mengaku mendapatkan pelatihan UMKM secara online di Skill Academy. Namun, menurutnya pelatihan yang ia dapatkan tidak sesuai dengan kondisinya saat ini.

Materi pelatihan, kata dia, fokus pada pengembangan usaha-usaha bermodal besar seperti coffee shop dan toko grosir. Sementara modal yang ia dapatkan dari program prakerja sebagai fresh graduate hanya Rp600.000 per bulan selama 4 bulan.

"Pelatihan gak kayak (belajar) bikin makanan atau apa, jadi susah diterapinnya," ungkapnya.

Kekurangan lain yang dia rasakan dari program ini adalah pencairan uang yang tidak tepat waktu. Meski sudah ada tanggal pencairan yang telah ditentukan, tetapi uang bisa masuk 3 pekan lebih lama.

"Bisa 3 minggu meleset, gak tepat jadwal. Misalnya harusnya dapet 10 Agustus, tapi nyatanya masuk akhir Agustus," jelas dia.

Meski demikian Diza bersyukur bisa mendapatkan bantuan modal dari pemerintah. Rp600.000 yang diterima ia jadikan modal untuk berjualan donat dengan omzet kotor Rp1,5 juta per bulannya.

Usaha itu terus dilakoninya meski saat ini ia sudah tidak lagi menerima bantuan modal dari pemerintah. Ia mengungkapkan, peserta yang sudah pernah lolos prakerja dipastikan tidak bisa mendaftar lagi.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers