web analytics
  

Ragam Nasi Khas Sunda, dari Liwet hingga Timbel

Jumat, 25 September 2020 11:05 WIB Fira Nursyabani
Gaya Hidup - Kuliner, Ragam Nasi Khas Sunda, dari Liwet hingga Timbel, nasi khas Sunda,nasi timbel,Nasi Tutug Oncom,Nasi Liwet,Nasi bakar

Nasi timbel (dok. Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Nasi telah menjadi makanan wajib bagi masyarakat Indonesia. Rasanya seperti belum makan jika tidak ada nasi yang dihidangkan di atas meja.

Masyarakat Sunda sendiri memiliki beragam jenis olahan nasi. Yang paling terkenal mungkin nasi timbel yang hampir selalu menjadi buruan pelancong yang sedang berlibur di Bandung.

Kali ini Ayobandung.com mencoba mengulas ragam jenis olahan nasi khas Sunda, yang tentunya dimulai dari nasi timbel.

1. Nasi Timbel

Dikutip dari Buku Wisata Parisj van Java karya Her Suganda, nasi timbel sebenarnya tak berbeda dari nasi pada umumnya. Hanya, nasi ini dibungkus oleh daun pisang yang satu porsinya kira-kira sekepal tangan orang dewasa.

Timbel artinya bekal. Pada awalnya nasi timbel adalah nasi yang dibawa oleh para petani yang hendak pergi ke sawah.

Nasi timbel (dok. Ayobandung.com)

Seiring dengan berjalannya waktu, nasi timbel menjadi menu yang 'mewah', yang banyak ditawarkan oleh restoran-restoran Sunda. Nasi timbel biasanya disajikan komplit dengan ikan asin, ayam, sambal, dan lalapan.

 

2. Nasi Bakar

Nasi bakar terbuat dari nasi putih yang biasanya dicampur dengan ikan teri atau tongkol pedas dan diberi daun kemangi. Kemudian nasi dibungkus daun pisang dan dibakar di atas bara.

Nasi bakar (dok. Ayobandung.com)

Nasi bakar terasa nikmat disantap karena ada aroma harum dari daun pisang yang dibakar.

 

3. Nasi Liwet

Tak seperti timbel, nasi liwet tak selalu tersedia di restoran-restoran Sunda. Biasanya nasi liwet dibuat sendiri di rumah untuk di makan bersama keluarga atau kerabat.

Cara masak dan penyajiannya cukup unik. Nasi liwet biasa dimasak di sampulo, panci masak yang tebal dan terbuat dari alumunium. 

Nasi liwet (dok. Ayobandung.com)

Nasi liwet biasa disajikan dengan daun pisang yang dibentangkan panjang. Kemudian nasi disantap beramai-ramai.

 

4. Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom banyak dijumpai di Tasikmalaya. Nasi jenis ini merupakan campuran dari nasi putih dan oncom hitam.

Nasi tutug oncom (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

Oncom memang tak bisa lepas dari khasanah perkulineran Sunda. Sebelum dicampurkan dengan nasi, oncom hitam terlebih dahulu dimasak dan dihancurkan (ditutug).

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers