web analytics
  

Di Balik Nama Unik Usaha Kuliner

Jumat, 25 September 2020 09:00 WIB Netizen Deffy Ruspiyandy
Netizen, Di Balik Nama Unik Usaha Kuliner, Odading Mang Oleh,Kuliner Bandung,nama-nama kuliner,Kuliner Bandung Unik,Nama-nama unik kuliner Bandung

Odading buatan sendiri. (Cookpad/Rency Christi)

Deffy Ruspiyandy

Penulis Artikel dan Penulis Ide Cerita di SCTV.

AYOBANDUNG.COM -- Odading Mang Oleh tiba-tiba saja viral karena promo lagunya yang unik melalui channel Tiktok. Terlebih Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga turut memopulerkan dengan kata-kata yang diucapkannya. Ternyata untuk urusan kuliner sampai kapanpun takkan ada matinya. Namun usaha kuliner yang ada kerap menggunakan branding yang unik, menarik bahkan cenderung nyeleneh.

Berbicara soal makanan tentunya takkan habisnya untuk dibicarakan. Bukan saja sajian makanan yang menggugah selera, namun sang pemilik usaha pun kerap memilih nama yang unik untuk membranding produknya agar banyak disukai orang-orang. Memilih nama yang unik ini tentu saja menggugah kepenasaran orang yang melihat atau mendengarkannya. Pemilihan kata ini ada yang memang secara spontanitas terjadi ada juga yang dirancang secara khusus. Tetapi intinya bertujuan mengenalkan produknya kepada publik. Sehingga promo yang dilakukan berjalan efektif dan memberikan keuntungan.

Memang, selain sajian makanan atau minuman yang menggugah selera para penikmat kuliner, kehasan atau keunikan kata yang dipilih untuk nama usaha yang dijalankan sedikit memberi hal menarik dan membuat penasaran. Hal ini seperti sepele tetapi sesungguhnya memiliki makna yang paling mendalam, yang di dalamnya menunjukkan nilai-nilai perjuangan yang pernah dilakukan pemiliknya saat merintis usahanya. Bisa jadi hal itu semacam monumen yang bisa diingat sepanjang zaman terhadap perkembangan sejarah dari usaha yang dijalankannya itu. Selain itu, ya pemiliknya boleh dibilang kreatif juga.

Pertama, didasarkan kepada nama pemilik atau salah satu anggota keluarganya.

Bisa mungkin pemilik usaha memberi nama atas nama dirinya atau nama anggota keluarganya sebagai bentuk apresiasi perjuangan atau atas dukungan yang dibefrikan. Kalau mengambil nama anaknya berarti hal itu merupakan tanda cinta untuk anaknya. Kita kenal Kue Balok “Mang Didin”, Bubur “Otong”, Bubur “Pak Oyo” Odading “Mang Oleh”, Sate “Hudori, Ayam Goreng “Nyonya Suharti”, Telor Asin “Nyonya Gouw”, Colenak “Murdi Putra”, Rumah Makan “Ma Uneh” dan lainnya mengemuka karena dikenal jenis kulinernya serta membuat penikmatnya semakin tahu dengan pemiliknya.

Hal ini pun semakin mendekatkan penikmat kuliner tersebut dan bisa tahu nama pemiliknya. Tentu saja hal ini bisa mengakrabkan pula dengan pelanggan. Pemberian nama atas nama pemiliknya atau nama anggota keluarganya tidak sebatas memopulerkan nama usahanya tetapi lebih itu juga memopulerkan nama pemiliknya. Cukup baik memang karena hal itu akan mengingatkan kepada pemiliknya saat kita sedang menikmati kuliner yang sedang disuguhkan. Di sinilah, letak sejarah hidup pemiliknya menjadi dikenal banyak orang.

Kedua, didasarkan kepada nama tempat di mana usaha dijalankan.

Tidak hanya diberi nama berdasarkan nama pemiliknya saja tetapi nama usaha bisa pula disesuaikan dengan lokasi tempat usaha seperti Gorengan “Cendana” ternyata adanya di jalan Cendana, Kota Bandung. Juga kita mengenal juga Lontong Kari “Kebon Jukut”. Tentu saja hal ini diberikanoleh pemiliknya untuk memudahkan orang dan gampang diingat sehingga yang belum kenal bisa mudak mencari lokasinya.

Mengambil nama lokasi tempat usaha bukanlah hal yang buruk dan itu pun penuh maknayang bisa membantu mengenalkan produk kuliner yang dibuatnya. Tidak hanya sebatas itu, maka para penikmat kuliner yang dimaksud akan tahu juga nama jalan atau tempat yang mungkin sebelumnya tidak dikenal olehnya sehingga hal itu bisa selalu diingat setiap waktu.

Ketiga, didasari pemberian kata yang unik agar membuat penasaran

Pemberian nama unik pada usaha kuliner tampak semakin dahsyat dan bombastis. Biar begitu tetapi tetap menarik dan membuat orang yang melihat dan mendengarnya penasaran juga. Pemberian nama unik seperti ini memang tidaklah mudah karena pemilik usaha itu berpikir keras dengan memutar otak agar memberi nama yang pas untuk usahanya itu. Nama usaha yang unik kini bertebaran di mana-mana dan itu menjadi khazanah usaha kuliner menjadi hal yang menarik dans ayang untuk dilewatkan.

Jenis nama-nama yang dimaksud adalah KopiKepo, Oseng Mercon, Mie Setan, Pisang Aroma Irama, Mochilok dan lain sebagainya. KopiKepo artinya kopi yang mungkin bikin penasaran. Kemudian Oseng Mercon dan Mie Setan adalah kuliner memiliki level sangat pedas. Pisang Aroma Irama, coba mendekatkan kepada Raja Dangdut Rhoma Irama dan Mochilok ternyata singkatan dari Mochi dan Cilok. Konsep pemberian nama ini sungguh unik dan menarik bagi siapapun para penggila kuliner.

Keempat, didasarkan kepada doa dan harapan pemiliknya

Usaha kuliner pun bisa diberi nama dengan Berkah Jaya, Doa Ibu Untuk Tiga Anak atau Kasih Bunda. Hal ini tentunya di dalamnya mengandung doa dan harapan. Memang agak gimana gitu, tetapi itu sangat baik diberikan oleh pemiliknya semakin bentuk motivasi agar bisa berjuang memajukan usahanya. Kita semua tahu doa adalah harapan pemniliknya dan dengan menamai hal itu, tentunya diharapkan cita-citanya akan terkabul.

Baik dan sangat indah dengan penggunaan nama seperti ini yang tentu saja bagi pemiliknya mendorong ia mau bekerja keras sesuai nama yang diberikan. Setiap nama yang baik tentu akan memberikan berkah kepada usaha yang dijalankan.

Kelima, didasarkan dengan sesuatu yang tak nyambung dan rada nyeleneh

Coba anda ingat, adakah nama Bubur “Gibbas” dan Perkedel “Bondon” di Kota Bandung? yang pertama justeru mirip dengan sebuah organisasi kemasyarakatan dan yang kedua kurang enak menyebutnya karena agak minus, tapi mengapa nama itu diberikan, tak ada referensi yang bisa menjelaskannya. Namun begitu, itulah keunikannya dengan memberikan nama tersebut tetapi nyatanya justeru banyak dikenal.

Tentu saja masih banyak lagi nama-nama usaha kuliner yang uni di berbagai kota yang ada di tanah air. Dengan keunikan ini rupanya menambah khazanah perkulineran di mana-mana. Bukan saja sajian kulinernya yang enak dinikmati namun ternyata nama yang unik menjadi bagian tersendiri yang tak bisa dipisahkan dari perjalanan usaha yangd itekuninya.

Demikianlah nama-nama unik yang diberikan pemiliknya terhadap usaha yang dijalaninya. Menarik dan setidaknya hal tersebut bisa memberikan inspirasi kepada kita siapa tahu kita akan berbisnis mengikuti jejaknya, dan yang lebih penting adalah di manapun sesuatu yang unik tentu saja akan selalu menarik.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers