web analytics
  

ASN Pemkot Bandung Positif Covid-19 Tersisa 15 Orang

Jumat, 25 September 2020 07:29 WIB
Bandung Raya - Bandung, ASN Pemkot Bandung Positif Covid-19 Tersisa 15 Orang, Covid-19 Bandung,Pasien Covid-19 Bandung,Klaster keluarga Bandung,Berita Bandung,Bandung Hari Ini,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Klaster perkantoran Bandung

Ilustrasi -- Petugas Gugus Tugas Covid-19 Jabar mengambil sampel darah saat menggelar rapid test peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Selasa (7/7/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinkes Kota Bandung Rita Verita mengungkapkan, hingga 23 September kemarin, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang masih dalam pemantauan usai terkonfirmasi Covid-19 tinggal tersisa 15 orang atau 4,6%.

Ke 15 orang tersebut di antaranya 9 orang domisili Kota Bandung dan 6 orang domisili luar Kota Bandung. Semuanya sedang melakukan isolasi mandiri. Sementara 95,4% dari total ASN positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh.

Rita menyatakan, klaster perkantoran menjadi penyebaran yang perlu diwaspadai. Secara keseluruhan, dari target 3.100 ASN, sudah dites 3.237 orang dengan PCR.

Dari jumlah tersebut, 326 orang positif Covid-19. Sebanyak 229 orang domisili Kota Bandung dan 97 orang domisili luar Kota Bandung.

Hingga saat ini pengetesan kepada ASN sudah selesai, dengan sampel kurang lebih 50 orang tiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Secara keseluruhan, dari target 3.100 ASN, sudah dites 3.237 orang dengan PCR. Dari jumlah tersebut, 326 orang positif Covid-19. Sebanyak 229 orang domisili Kota Bandung dan 97 orang domisili luar Kota Bandung.

Selain klaster perkantoran, klaster keluarga juga muncul di Bandung. Rita mengungkapkan awal penemuan kasus keluarga berdasarkan hasil tracing. Juga ada warga yang melakukan pengetesan secara mandiri.

Dalam satu keluarga, terdapat dua hingga tiga yang terpapar. “Awalnya hasil tracing, ada yang meriksa sendiri. Ternyata di keluarga itu banyak sekali yang positif, tedapat 2 sampai 3 anggota keluarga,” katanya.

Dari anggota keluarga yang terpapar, terdapat anak-anak, kebanyakan terpapar tanpa gejala. Namun ia tidak merinci berapa anak-anak yang terpapar Covid-19 di klaster tersebut.

“Ada anak-anak yang terpapar, dalam kondisi baik saat, tanpa gejala,” katanya.

Pihaknya terus meningkatkan tracing dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Wali Kota Bandung Oded M Danial setelah mengikuti rapat terbatas (Ratas) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota Bandung, Kamis (24/9/2020), mengungkap jumlah klaster keluarga.

"Dinas Kesehatan sudah mendeteksi ada 299 orang dari 109 kepala keluarga yang dites dikonfirmasi positif Covid-19 atau sekitar 25,9%," ujar Oded M Danial.

Menyikapi temuan ini, Oded M Danial mengatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan kewilayahan.

"Tidak hanya pengawasan di ruang-ruang publik,” ungkapnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers