web analytics
  

Sri Mulyani Ingin Biaya Logistik di Indonesia Lebih Murah

Kamis, 24 September 2020 20:15 WIB
Umum - Nasional, Sri Mulyani Ingin Biaya Logistik di Indonesia Lebih Murah, Menteri Keuangan Sri Mulyani,National Logistic Ecosystem (NLE),Biaya Logistik

Menteri Keuangan Sri Mulyani. ([email protected])

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI akan menerapkan sistem National Logistic Ecosystem (NLE). Diharapkan, dari sistem baru ini biaya logistik di Indonesia akan jauh lebih murah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun tepok jidat atas situasi kekinian, yang menurut dia performa sistem logistik nasional jauh dari harapan.

"Performance dari logistik kita dalam EODB mengenai berapa jumlah hari jam waktu untuk menyelesaikan proses logistik itu belum menunjukkan perbaikan signifikan. Dari trade across border, dari EODB hanya naik sedikit dari 67,3 ke 69,3 atau sebetulnya tidak terlalu bagus," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/9/2020).

Oleh karena itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan harus ada perubahan secara besar-besaran dari sistem logistik nasional. Salah satu langkah yang ditempuh kata dia adalah menerapkan NLE ini.

Sri Mulyani bahkan mengatakan dengan sistem anyar ini, biaya logistik yang mahal tadi bisa diturunkan hingga 17 persen.

"Penurunan sekitar 5-6 persen ini terutama nanti dikontribusikan dari seluruh proses hulu-hilir terutama dalam me-link atau menghubungkan sektor-sektor transportasi dan juga untuk mensimplifikasi proses, menghilangkan repetisi dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha," ucapnya.

Sebelumnya, untuk mengatasi waktu bongkar muat ini, pemerintah telah membuat sistem yang diberi nama Indonesia National Single Window (INSW) yang digagas oleh Kementerian Keuangan namun sayangnya sistem ini tidak sepenuhnya berjalan dengan baik.

Padahal, program yang berada dibawah Koordinasi Kementerian Perekonomian ini melibatkan tak kurang dari 16 kementerian/lembaga.

"Meski dulu sudah merintis dengan adanya national single window yang menghubungkan beberapa dari kementerian dan logistik, kalau enggak salah dulu mulai 16, namun belum sampai buat satu sistem ekosistem yang bisa mempermudah di dalam transaksinya dengan para pelaku usaha," katanya.

Sementara itu dengan sistem NLE, ini Sri Mulyani berharap sistem logistik nasional akan jauh lebih baik, sehingga biaya yang dikeluarkan kalangan pengusaha jauh lebih murah.

"Dengan national logistic ecosystem (NLE), diharapkan akan ada semacam kemudahan dan clarity atau kejelasan di dalam seluruh proses di mana dokumen dan proses itu bisa di-share. Meskipun ini bukan suatu integrasi, tapi kolaborasi yang sangat mempermudah dan menyederhanakan," pungkasnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers