web analytics
  

Dilema Pegawai saat Hotel Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kamis, 24 September 2020 18:38 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Dilema Pegawai saat Hotel Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Isolasi Covid-19,Hotel Covid-19

Pegawai membereskan kamar hotel. (Istimewa)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah pegawai mengaku pasrah menghadapi situasi dilema antara harus takut atau bersyukur manakala hotel tempat mereka bekerja bakal dijadikan area isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Salah satu pegawai sebut saja Rani tak bisa membohongi perasaannya sendiri bahwa ia merasa khawatir akan ikut tertular virus corona. Namun, untuk keluar dari pekerjaannya saat ini pun sangat tidak mungkin.

“Pasti-lah ada perasaan takut, cemas. Menurut saya manusiawi sih, enggak ada yang mau sakit. Bahkan, si pasiennya sendiri juga enggak mau. Cuma saya harus bersyukur masih bisa kerja dapat uang, hotel enggak bangkrut,” kata Rani saat dihubungi Ayobekasi.net, Kamis (24/9/2020).

Dia mengungkapkan, dengan bersedia menjadi tempat isolasi pasien Covid-19, maka hotelnya akan mendapat tambahan pemasukan. Dan, hal itu tentu berdampak pada nasib puluhan karyawan yang bekerja di sana.

Rani mengaku saat ini tengah mempersiapkan diri untuk bertugas sebagai pekerja di bagian laundry. Wanita berusia 27 tahun ini pun tak lupa menjaga daya tahan tubuh dengan minum vitamin dan ramuan empon-empon dua kali sehari.

“Saya juga rutin tes rapid tiap dua minggu dari kantor, sudah tes swab juga hasilnya alhamdulillah negatif,” ujarnya.

Pegawai lain, sebut saja Dina mengungkapkan perasaan yang sama. Ada perasaan khawatir sekaligus empati ingin ikut membantu dalam perang melawan Covid-19. Meski tugasnya berada di bagian antar makanan, ia sudah merasa senang.

“Kalau takut ketularan iya ada rasa kayak begitu. Tapi gimana ya, kita pakai rasa kemanusiaan aja. Yang penting kitanya dibekali APD dan jalanin protokol kesehatan,” kata dia.

Saat ini, hotel tempat Dina bekerja belum beroperasi melayani isolasi pasien. Namun, segala persiapan sudah dilakukan. Salah satunya dengan menyusun kamar dan segala peralatan medis yang dibutuhkan.

“Masih disiapin kayak tempat tidur, selimut, perlengkapan medis. Belum tahu kapan jadi tempat isolasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses bekerja sama dengan hotel yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Sejauh ini ada tiga hotel,” kata dr Alamsyah.

Meski demikian, ia masih enggan menyebutkan nama dan lokasi hotel tersebut lantaran proses pembicaraan secara teknis belum selesai.

“Masih proses dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr Alamsyah tak menampik jika kapasitas di Wisma President University Jababeka dan Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Utara sudah hampir penuh. Kedua lokasi tersebut selama ini dijadikan tempat isolasi bagi pasien OTG dan gejala ringan.

“Ada 105 tempat tidur di dua lokasi itu memang sudah hampir penuh,” kata dia.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers