web analytics
  

Kasus Pelecahan Anak, Pelaku Divonis 6 Bulan Rehabilitasi

Kamis, 24 September 2020 18:32 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Kasus Pelecahan Anak, Pelaku Divonis 6 Bulan Rehabilitasi, Pelecahan Anak,pelecehan seksual

Aan (60) menunjukan surat keputusan Pengadilan Negeri Cianjur. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Aan (60) sujud syukur mendengar putusan Pengadilan Negeri Cianjur yang mengharuskan pelaku RP (11) melakukan pelecehan seksual terhadap cucunya RTH (8) direhabilitasi selama 6 bulan, Kamis (24/9/2020).

Kasus pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan anak dibawah umur dengan pelaku RP (11) dan korban RTH (8) lokasi telah memasuki putusan pengadilan negeri Cianjur. Putusan menyebut pelaku harus direhabilitasi paling lama enam bulan.

"Putusan ini memperjelas semuanya, saya benar-benar bersyukur bahwa pelaku akan direhabilitasi selama 6 bulan,” ucap Aan pada wartawan di Mapolres Cianjur, Kamis (24/9/2020).

Kasus ini harus dijadikan pelajaran bagi orangtua yang memiliki anak keci, agar kejadian yang menimpa cucunya tidak terulang lagi dan hukum ditegakan.

“Saya memperjuangkan keadilan tidak hanya untuk cucu saya, tetapi anak-anak lainnya di Indonesia,” tegasnya.

Aan mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak Polres Cianjur yang telah memproses kasus ini dari awal hingga menemui titik terang.

Berdasarkan surat Penetapan Pengadilan Negeri Cianjur No 1/Pen.Pid/2020/PN Cjr, pelaku pelecehan seksual anak dibawah umur  RP (11), di kawasan Karang Tengah, Cianjur, atas korbannya seorang anak laki-laki berinisial RTH (8), ditetapkan bersalah dan dikenakan atau diikutsertakan (rehabilitasi) dalam program pendidikan, pembinaan dan pembimbingan di instansi pemerintah atau LPKS Instansi yang menangani bidang kesejahteraan sosial baik di tingkat pusat maupun daerah, paling lama enam bulan.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Cianjur atas dasar surat Kasat Reskrim Kepolisian Resor Cianjur No B/01/IX/RES.1.24/2020/ Sat Reskirm Tanggal 21 September 2020 perihal permohonan penetapan hasil Keputusan Penanganan Anak dibawah 12 (dua belas) tahun kepada pelaku RP.

Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi membenarkan terkait surat penetapan pengadilan negeri Cianjur yang dilimpahkan pembacaanya di Markas Polres Cianjur yang dihadiri oleh kedua belah pihak keluarga korban dan pelaku. 

"Pelaku yang masih dibawah umur 12 tahun diwajibkan untuk menjalankan rehabilitasi selama 6 bulan," ujar Ipda Ade Novi.

Terpisah, keluarga pelaku yang keluar dari unit PPA tak menerima hasil putusan tersebut. 

"Kami tidak mau menandatangani surat putusan itu," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers