web analytics
  

Update Corona Bandung, Sekarang Zona Oranye, Penutupan Jalan Dilanjut

Kamis, 24 September 2020 16:45 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Update Corona Bandung, Sekarang Zona Oranye, Penutupan Jalan Dilanjut, Bandung Zona Apa,Update Corona Bandung,Bandung zona oranye,Berita Bandung,Penutupan Jalan di Kota Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Dalam seminggu terakhir, mulai Kamis (17/9/2020) hingga Kamis (24/9/2020), Kota Bandung masih berada di zona oranye atau risiko sedang penyebaran corona penyebab Covid-19. Namun, angka reproduksi kasus terus meningkat. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dalam seminggu terakhir, mulai Kamis (17/9/2020) hingga Kamis (24/9/2020), Kota Bandung masih berada di zona oranye atau risiko sedang penyebaran corona penyebab Covid-19. Namun, angka reproduksi kasus terus meningkat.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, hal tersebut menyebabkan pihaknya masih akan sangat berhati-hati melakukan relaksasi sektor ekonomi. Selain itu, skema buka-tutup jalan juga masih berlanjut.

"Kota Bandung masih di level oranye atau terkendali. Kami masih sangat berhati-hati dalam membuka sektor-sektor yang akan direlaksasi," ungkap Oded dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Kamis (24/8/2020).

"Buka-tutup jalan masih akan dilaksanakan untuk membatasi aktivitas warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan," katanya.

Pihaknya hanya akan memprioritaskan relaksasi sektor ekonomi yang memiliki risiko penyebaran corona rendah dengan dampak sosial ekonomi besar. Sejauh ini, belum ditemukan adanya klaster baru di sektor-sektor ekonomi yang direlaksasi.

Sementara itu, angka reproduksi kasus corona di Kota Bandung mengalami peningkatan dari 2 minggu lalu. Per 23 September, angka reproduksi naik menjadi 1,22 dari sebelumnya 0,81.

"Kasus masih terkendali tapi angka produksi meningkat. Per 23 September naik menjadi 1,22," ungkap Oded.

Daftar ruas jalan di Kota Bandung yang ditutup

Menurut informasi resmi dari Humas Setda Kota Bandung, buka-tutup jalan dilakukan

  1. Mulai Simpang Otista - Suniaraja s/d Otista - Asia Afrika;
  2. Mulai dari Simpang Asia Afrika - Tamblong s/d Asia Afrika - Cikapundung Barat;
  3. Mulai dari Purnawarman - Riau s/d Purnawarman – Wastukencana;
  4. Mulai dari Merdeka - Riau s/d Merdeka – Aceh;
  5. Mulai dari Merdeka - Aceh s/d Merdeka – Jawa.

Waktu penutupan jalan

Waktu penutupan jalan per hari ini dilakukan 3 kali sehari. Pertama, pukul 09.00 WIB-11.00 WIB, dilanjutkan pukul 14.00 WIB-16.00 WIB, kemudian pukul 21.00-06.00 WIB.

Warga luar Kota Bandung jangan dulu masuk

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengimbau warga di luar Kota Bandung tidak datang dulu ke Bandung. Bandung, katanya, sedang berbenah untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

"Masyarakat di luar Kota Bandung jangan ke Bandung dulu, karena Bandung masih berbenah untuk menekan angka Covid," ujar Ulung saat menggelar Operasi Yustisi 2020 di Pasar Kosambi Bandung, Jumat (18/9/2020).

Sepeda tidak boleh melintasi jalan yang ditutup

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, penutupan jalan bukan hanya untuk kendaraan bermotor. Sepeda pun tidak boleh melintas.

“Untuk semua kendaraan dan untuk sepeda tidak boleh. Filosofinya menghindari kerumunan,” ujar Oded usai melaksanakan apel buka-tutup jalan di Jalan Asia Afrika, Jumat (18/9/2020).

Buka-tutup jalan sebagai peringatan bahwa corona masih ada

Oded M Danial mengatakan, buka-tutup jalan di Kota Bandung sebagai peringatan kepada warga Bandung dan warga luar Kota Bandung bahwa pandemi corona masih ada.

“Ini dalam rangka mengingatkan warga Kota Bandung dan orang yang akan datang ke kota ini, pandemi Covid-19 masih ada,” kata dia.

Jika ingin melintas, tunjukan identitas

Menurut Oded, penutupan jalan per 2 jam ini tidak akan menghambat roda ekonomi. Bagi warga yang bekerja di areal penutupan jalan tinggal menunjukkan identitas jika ingin masuk.

“Ini buka-tutup (jalan) per dua jam. Tidak akan menggangu, tinggal memperlihatkan indentitasnya jika ingin masuk,” tutur Oded.

Riwayat buka-tutup jalan di Kota Bandung, sudah dilakukan berkali-kali

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ayobandung.com, buka-tutup jalan di Kota Bandung sudah dilakukan 4 kali sejak adanya pandemi corona.

April 2020

Buka-tutup ruas jalan pertama dilakukan di Jalan Asia Afrika, Senin (20/4/2020). Secara bertahap, buka-tutup jalan juga dilakukan di ruas jalan Naripan-jalan Braga, Jalan Kejaksaan dan Jalan Markoni, Jalan Dipenogoro dan Jalan Majapahit, dan terakhir Jalan Buahbatu, yang diberlakukan Rabu (29/4/2020).

Juni 2020

Kota Bandung kembali menerapkan buka-tutup jalan pada Rabu (24/6/2020). Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 21.00 hingga 06.00 WIB. Hal ini seiring bertambahnya penyebaran virus corona saat Kota Bandung menerapkan PSBB proporsional.

Sejumlah jalan yang ditutup itu yakni Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Merdeka (antara Simpang Riau dan Aceh), dan Jalan Dago.

Pada Rabu (24/6/2020) malam, Pemkot Bandung beserta jajaran Polrestabes Bandung menutup ruas sepanjang Jalan Asia Afrika, Jalan Merdeka-Aceh, Jalan Braga dan Jalan Ir H.Juanda.

Juli 2020

Pemerintah Kota Bandung kembali memberlakukan buka tutup jalan mulai Sabtu (11/7/2020). Buka tutup diberlakukan di Jalan Oto Iskandar Di Nata (Otista), Braga, Merdeka, Asia Afrika-Tamblong, Banceuy-ABC, Lembong-Tamblong, Merdeka, Ir H Djuanda, Purnawarman, Diponegoro, dan sejumlah titik jalan di Lingkar Selatan.

Pada Sabtu (18/7/2020) malam, buka tutup jalan ditambah di Jalan Achmad Yani-Laswi, Jalan Gatot Subroto-Pelajar Pejuang, Jalan Talaga Bodas-Pelajar Pejuang, Jalan Lodaya-Pelajar Pejuang, Jalan Buahbatu- Jalan Pelajar Pejuang, Jalan Srimahi-BKR, Jalan M Ramdan, Jalan Moh Toha, Jalan Otistas, Jalan Kopo-Peta-Jalan Pasirkoja-Peta.

September 2020

Kota Bandung resmi memberlakukan buka-tutup jalan di 5 ruas jalan, mulai Jumat (18/9/2020). Penutupan tesebut berlaku sampai 14 hari kedepan.  Hal ini bagian dari berlakunya masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diperketat.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers