web analytics
  

PERSIB HARI INI: Kesetiaan Nomor 24 antara Dadang Hidayat dan Hariono

Kamis, 24 September 2020 09:32 WIB M. Naufal Hafizh
Persib - Maung Bandung, PERSIB HARI INI: Kesetiaan Nomor 24 antara Dadang Hidayat dan Hariono , Hariono,Dadang Hidayat,Hariono Persib,Dadang Hidayat Persib,Profil Hariono,Profil Dadang Hidayat,PERSIB HARI INI

Nomor punggung 24 di Persib identik dengan Dadang Hidayat dan Hariono. Keduanya berdedikasi dan setia membela Persib lebih dari 10 tahun. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Ada 2 pemain yang pernah mengenakan nomor punggung 24 dan membela Persib lebih dari 10 tahun, Dadang Hidayat dan Hariono. Dadang Hidayat bermain di Persib selama 12 tahun sejak 1993-2005. Sementara itu, Hariono membela Persib mulai 2008-2019.

Ada dedikasi dan kesetiaan dari keduanya sepanjang membela Persib Bandung.

Dadang Hidayat

Dadang Hidayat lahir di Bandung, 20 Agustus 1972. Dadang hanya membela Persib sepanjang karier profesionalnya. Sebutan one man one club Persib pun erat dikaitkan dengannya.

Dadang bergabung dengan Persib pada tahun 1993. Dia mengenakan nomor punggung 24. Dadang yang berposisi sebagai libero harus bersaing dengan bintang-bintang Persib kala itu, salah satunya Robby Darwis.

Dadang perlu waktu 6 tahun untuk bisa menjadi starter di Persib, yakni pada tahun 1999. Hal itu seiring pensiunnya Robby Darwis. Sejak saat itu, Dadang Hidayat ditunjuk sebagai kapten tim.

Dadang Hidayat terus membela Persib, meski di tahun-tahun selanjutnya, ada beberapa pemain asing yang direkrut. Hal itu tidak menyulutkan motivasinya untuk tetap menjadi pemain utama di Persib.

Pada tahun 2005, saat berusia 33 tahun, Dadang Hidayat memutuskan pensiun di Persib. Meski begitu, sejumlah klub masih menghubunginya untuk bekerja sama. Namun dia menolak berbagai tawaran tersebut.

"Ada tawaran dari beberapa tim, saya tolak. Saya putuskan, oke, saya sudah berhenti di sini. Saya berawal di Persib dan saya mengakhiri karier di Persib," kata Dadang Hidayat dikutip dari Inews.

Hariono

Hariono lahir di Sidoarjo, 2 Oktober 1985. Hariono membela Persib selama 11 tahun. Waktu yang lama bagi seorang warga luar Jawa Barat membela Persib.

Hariono membela Persib Bandung sejak 2008, setelah diboyong oleh Jaya Hartono dari Deltras Sidoarjo. Dia memulai debutnya bersama Persib saat mengalahkan Persela Lamongan 5-2 pada laga pembuka Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009 di Stadion Siliwangi, 13 Juli 2008.

Hariono memiliki kisah hidup yang cukup menarik. Sebelum dikenal banyak orang, dia dulunya adalah seorang kuli panggul.

Nasibnya berubah ketika dirinya mulai mengenal sepak bola. Bermula dari mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB), bakat Hariono di dunia sepak bola terus terasah.

Hariono muda pun lolos seleksi di Deltras Sidoarjo junior dan mendapat promosi bermain di tim utama pada 2004.

Setelah 4 tahun bermain di Deltras Sidoarjo, gaya bermain Hariono yang ngotot, membuatnya diboyong Jaya Hartono ke Persib.

Pemain yang mendapat julukan 'Si Eweuh Kacape itu' mencatatkan 231 penampilan di kompetisi resmi, termasuk saat laga melawan PSM Makassar, laga terakhirnya membela Persib, Minggu (22/12/2019).

Hariono mengenakan nomor punggung 24 yang sebelumnya dipakai Dadang Hidayat.

Meski tidak menjadi kapten utama di Persib, Hariono memiliki peran penting di lini tengah Persib. Bahkan, Hariono hampir tidak tergantikan di posisi gelandang jangkar.

Namun, karena sejumlah alasan, kontrak Hariono yang berakhir pada 2019 tidak diperpanjang manajemen.

Nomor 24 Diistirahatkan

Di laga pamungkasnya di Persib, Hariono mengaku ingin pensiun di Persib. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahjono mengatakan, selalu terbuka jika Hariono ingin kembali ke Persib. "Kayak misalnya Hariono mau kembali ke sini selalu kita tangan terbuka. Mau balik lagi sebagai apa, pemain, pekerja di PT PBB, kita terbuka, karena kesempatan itu pasti ada," katanya, seperti diberitakan Ayobandung.com, 25 Desember 2019.

Teddy pun mengatakan, nomor punggung 24 yang dikenakan Hariono selama 11 musim akan diistirahatkan. Nomor itu, kata Teddy, akan menunggu pemiliknya kembali pulang ke Persib.

"24 diistirahatkan, khusus untuk Hariono. Tunggu Hariono balik, harus tagih janji Hariono," ujarnya.

Dadang dan Hariono Sama-sama Juara

Dadang Hidayat dan Hariono, selain sama-sama setia, juga pernah membawa Persib juara. Dadang Hidayat membawa Persib juara Liga Indonesia 1 1994-1995, sedangkan Hariono ISL 2014.

Selain itu, Hariono mempersembahkan gelar lainnya untuk Persib, yaitu Juara Celebes Cup 2012, Juara Piala Presiden 2015, dan Juara Piala Walikota Padang 2015.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers