web analytics
  

Begini Keluhan Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur

Rabu, 23 September 2020 22:03 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Begini Keluhan Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur, Pasar Ciranjang Cianjur,Pedagang Pasar Ciranjang

Perwakilan pedagang Pasar Ciranjang yang tergabung Forum Solidaritas Pedagang Pasar Ciranjang (FSPPC) mendatangi kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Perwakilan pedagang Pasar Ciranjang yang tergabung Forum Solidaritas Pedagang Pasar Ciranjang (FSPPC) mendatangi kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur menyampaikan berbagai keluhan, Rabu (23/9/2020).

Sekjen Forum Solidaritas Pedagang Pasar Ciranjang (FSPPC) Asep Ruhiyat mengatakan, kedatangannya ke Kantor Diskoperindag Cianjur ingin menyampaikan aspirasi para pedagang di pasar Ciranjang.

"Kedatangan kami ke Kantor Dinas Perdagangan ini ada beberapa aspirasi yang akan disampaikan di antaranya, permasalahan sampah, penarikan dan retribusi yang masih dilakukan oleh K5," kata Asep Ruhiyat pada wartawan usai audiensi. 

Asep mengatakan, selain itu pihaknya juga menyampaikan tentang penataan di pasar Ciranjang di antaranya harus bisa merangkul mereka pedagang kaki lima dengan kejelasan dari pengurusan K5. 

"Dari belasan orang saat ini yang datang ke Diskoperindag Cianjur, mewakili dari semua blok yang kiosnya hangus terbakar," terangnya. 

Asep berharap, Pemkab Cianjur agar bisa segera kembali membangun unit kios yang baru. 

"Yang pasti, kami berharap sekali Pemkab segera membangun kios yang baru," ujarnya. 

Selain itu lanjut Asep, khusus kendaraan angkutan umum agar bisa bisa masuk ke blok belakang dengan harapan pembeli bisa belanja ke blok pasar paling belakang. 

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Cianjur Nana mengatakan, kedatangan Forum Solidaritas Pedagang Pasar Ciranjang melakukan audensi yang sifatnya inginnya memperjuangkan hak-hak para pedagang yang kiosnya terbakar pada beberapa waktu lalu. 

Nana menjelaskan, beberapa poin yang disampaikannya tentunya menjadi masukan dan akan dijadikan prioritas. Di antaranya pembangunan kios sementara, dan penanganan sampah. 

"Pada dasarnya, kami dari Diskoperindag akan segera membangun kios sementara, dan juga penanganan sampah kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers