web analytics
  

Warga Mengeluh, Konsep Pedestrian Dalem Kaum Dikaji Ulang

Rabu, 23 September 2020 15:36 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Warga Mengeluh, Konsep Pedestrian Dalem Kaum Dikaji Ulang, Penataan Kawasan Dalem Kaum,Penataan Kawasan Kepatihan,Pedestrian di Kota Bandung

Suasana rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Bandung Oded M. Danial (Humas Pemkot Bandung)

SUMURBANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyiapkan rencana penataan kawasan Dalem Kaum yang saat ini difungsikan sebagai pedestrian atau kawasan bagi pejalan kaki. Ia menyebut rencana penataan ini merupakan tanggapan atas keluhan warga sekitar yang terganggu dengan konsep pedestrian.

"Awalnya dari aspirasi warga di dalam gang sekitar Dalem Kaum. Mereka merasa terganggu dengan adanya konsep penataan Dalem Kaum selama ini. Katanya mau masuk rumah susah, merasa terganggu. Harus memutar karena Jalan Dalem Kaum ditutup," ucap Oded di Pendopo Kota Bandung, Rabu (23/9/2020) siang, dikutip dari siaran pers Humas Kota Bandung.

Oded yang menugaskan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung Eric M. Attauriq pun sudah menanggapi keluhan warga tersebut. Sebagai solusinya, warga di Dalem Kaum akan dibuatkan stiker khusus sebagai penanda akses.

"Itu sudah dibahas. Insyaallah masyarakat akan membuat stiker khusus. Karena setelah dihitung itu ada sekitar 40 kendaraan. Jadi distikerisasi," ujarnya.

Penataan kawasan Dalem Kaum sebagai pedestrian digulirkan Pemkot Bandung, ketika itu masih di bawah Wali Kota Ridwan Kamil, pada 2015 silam. Selain sebagai ruang publik baru bagi warga untuk saling bertemu, sasaran program tersebut untuk mengelola pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Oded tidak hanya merespon keluhan warga sekitar Dalem Kaum. Ia mendata persoalan di sekitar Dalem Kaum dan Kepatihan karena belakangan muncul sejumlah persoalan ekonomi. Oded merencanakan skema penataan yang menyeluruh di kawasan tersebut.

"Dari situ Insyaallah judul besarnya kita akan menata kawasan Kepatihan dan Dalem Kaum ini. Saya sudah minta dibuat konsepnya. Saya tidak mau kalau parsial terus. Saya ingin sekali membuat penataan tapi komprehensif dengan melibatkan banyak pihak," tuturnya.

Disinggung kondisi terkini perihal sektor ekonomi yang ikut terdampak akibat pandemi Covid-19, Oded mengungkapkan, masalah ekonomi di kawasan tersebut memang telah lama muncul. Karena itu, sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota Bandung untuk memikirkan solusinya.

"Ada atau tidak ada Covid, kewajiban kita untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan kenyamanan masyarakat," katanya. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers