web analytics
  

Update Corona Cimahi: Keluar dari Zona Merah, Begini Data Sebaran Covid-19 Hari Ini

Rabu, 23 September 2020 14:50 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Update Corona Cimahi: Keluar dari Zona Merah, Begini Data Sebaran Covid-19 Hari Ini, Update Corona Cimahi,Update Covid-19 Cimahi,Informasi Covid-19 Cimahi,Data Covid-19 Cimahi

Imbauan menggunakan masker (https://covid19.cimahikota.go.id/)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM – Tingkat kesembuhan yang terus bertambah di Kota Cimahi membuat kota kota ini keluar dari zona merah pandemi. Per Rabu (23/9/2020), tercatat jumlah total kasus sembuh mencapai 234 kasus, atau bertambah empat kasus dibandingkan data sehari sebelumnya. Penambahan ini membuat tingkat kesembuhan Covid-19 di Cimahi menjadi 80,41 persen dari total jumlah kasus positif sebanyak 291 kasus.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, juga diketahui saat ini terdapat 50 kasus aktif positif Covid-19 di Cimahi. Angka ini setara dengan 17,18 persen dari total jumlah kasus. Sementara itu, jumlah kasus meninggal bertahan di tujuh kasus.

Untuk jumlah total suspek, diketahui saat ini ada 1.283 kasus. Sebanyak 87 kasus sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 8.454 kasus dengan 433 di antaranya menjalani pemantauan.

Saat ini Kota Cimahi kembali memasuki zona oranye atau kategori risiko sedang penyebaran Covid-19 setelah selama dua pekan ada di zona merah. Salah satu penyebabnya adalah lonjakan jumlah kasus positif baru mencapai 37 orang pada pekan pertama September 2020.

Pada pekan kedua masih ditemukan 21 kasus, namun angka kesembuhan lebih dominan. Tercatat ada 37 pasien yang sembuh dalam satu pekan.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, ditemui Selasa (22/9/2020), mengingatkan, kembalinya Cimahi ke zona oranye dan menurunnya jumlah kasus bukan berarti pandemi Covid-19 hilang. Ajay mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Kita gak bosan mengajak masyarakat bersama melawan Covid-19 dengan 4M. Yaitu mengenakan masker, mencuri tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Itu harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan," jelas Ajay.

 

PSBM Tetap Jalan

Tentang kelanjutan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), Ajay memastikan bahwa kebijakan tersebut tetap diterapkan selama dua pekan ke depan. Contohnya, pengetatan di kewilayahan dan pembatasan kegiatan perekonomian.

"PSBM cukup baik. Memang masih ada yang buka jam 9 (pagi), padahal aturan kan jam 10 (pagi). Nanti kita evaluasi," ungkapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini menambahkan, untuk mengendalikan virus korona pihaknya akan terus melakukan tes usap sesuai standar WHO. Sedikitnya ada 600 orang yang ikut tes usap di Kota Cimahi dalam sepekan.

"Kita jalan terus, gak bisa direm darurat kalau swab. Swab kita sehari itu rata-rata 100-150 orang," terang Rini. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers