web analytics
  

BLT Rp1,2 Juta Tak Cair tapi Penuhi Kriteria, Lapor Segera ke Sini!

Rabu, 23 September 2020 11:57 WIB Aini Tartinia
Umum - Nasional, BLT Rp1,2 Juta Tak Cair tapi Penuhi Kriteria, Lapor Segera ke Sini!, kenapa BLT belum cair,BLT BCA belum Cair,BLT 1,2 juta belum cair,Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker),Bantuan Subsidi Upah (BSU),BPJS Ketenagakerjaan

[Ilustrasi] Mestinya, bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) bagi pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta dan aktif dalam kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek sudah didapatkan, Selasa (22/9/2020). Namun, kenapa BLT belum cair bagi sejumlah orang? (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Mestinya, bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) bagi pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta dan aktif dalam kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek sudah didapatkan, Selasa (22/9/2020). Namun, kenapa BLT belum cair bagi sejumlah orang?

Sejumlah netizen Twitter mempertanyakan hal tersebut.

nama saya Abdul Rohim Bu menteri.. @KemnakerRI saya belum mendapatkan bantuan subsidi gaji BLT dari pemerintah sampai sekarang. Sendangkan rekan-rekan kerja saya sdh pada cair 16 September kemarin tapi kenapa rekening saya sampai sekarang belum juga cair Bu menteri. tolong Bu menteri,” tulis akun @ABDULRO31631137.

Sampai sekarang kok BLT blm juga masuk ke ATM saya ya padahal saya BRI, rekan2 saya yg satu perusahaan semua sdh cair, padahal data sdh lengkap tdk ada kesalahan @BPJSTIKinfo,” tulis akun @Adon32279227

Mohon infonya kenapa BLT saya tidak cair2 ya sedangkan teman2 sy yg lain sudah cair dan sys dh coba Tanya HRD utk data saya sdh diserahkan mohon infonya untuk pengecekan sy dpt atau tdk BLT? @BPJSTKinfo”, tulis akun @NoviOkt06984847.

Pekerja yang memenuhi syarat menerima BSU atau BLT Rp1,2 juta kemungkinan belum mendapatkan jadwal pencairan. Berdasarkan keterangan tertulis Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, Senin (21/9/2020), hingga tahap ketiga Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru mencairkan ke 8,5 juta orang atau sekitar 94,82% dari total 9 juta orang penerima.

Ida juga tak lupa mengingatkan, bagi pekerja yang terdaftar di BPJamsostek dan masuk dalam kategori penerima BSU atau BLT, agar teliti saat memberikan nomor rekeningnya kepada pemberi kerja. Hal ini untuk menghindari gagal transfer akibat rekening yang tutup, statusnya pasif, atau tidak valid.

"Saya mendorong kepada teman-teman pekerja atau buruh yang sekiranya merupakan penerima subsidi gaji agar dicek kembali nomor rekeningnya. Karena yang kami butuhkan adalah rekening aktif, sehingga penyaluran tepat sasaran. Saya mohon kepada perusahaan juga aktif berkomunikasi kepada para pekerja," kata Ida.

Adapun pekerja yang merasa memenuhi syarat namun khawatir tidak mendapatkan bantuan ini, bisa melakukan lapor ke BPJamsostek untuk menyampaikan informasi mengenai perusahaan, nomor kartu kepersertaan, dan lain sebagainya. Hal itu karena BPJamsostek adalah pemilik data pertama calon penerima subsidi upah tersebut.

Selain datang ke BPJamsostek, para calon penerima BSU atau BLT juga bisa menyampaikan aduannya ke Kemnaker melalui website dengan alamat https://sipp.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers