web analytics
  

Umuh Muchtar: Mayoritas Klub Tak Setuju Bursa Transfer Dibuka September

Senin, 21 September 2020 22:17 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Umuh Muchtar: Mayoritas Klub Tak Setuju Bursa Transfer Dibuka September, Bursa Transfer,Persib Bandung,Umuh Muchtar

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar. (Eneng Reni)

DAGO, AYOBANDUNG.COM -- Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengatakan, Manager's Meeting PT LIB Dengan Klub Liga 1, Senin (21/9/2020) yang digelar di Bandung berjalan lancar. Umuh juga menyebut, seluruh tim peserta Liga 1 bersepakat mengenai beberapa poin yang akan menjadi regulasi anyar dalam lanjutan Liga 1 2020.

Hanya saja, dalam pertemuan tersebut, Umuh mengakui, sempat ada perdebatan terkait keputusan PSSI yang membuka periode kedua untuk bursa transfer pemain. Pasalnya, kata Umuh, untuk kembali menggulirkan kembali Liga 1 2020, seluruh klub peserta telah bersepakat untuk melanjutkan liga dengan skuat yang sama.

"Tidak ada masalah semua landai dan ada beberapa regulasi perubahan ya kita ngikut saja sama. Cuma satu, ada yang voting permasalahan penambahan pemain asing," kata Umuh.

"Jadi kan aturan kalau pertama dari awal sudah ada aturan baku, kalau pemain asing tambahan atau penggantian itu putaran pertama tidak boleh, kalau putaran kedua diganti semua juga tidak ada masalah," ucapnya.

Umuh mengungkapkan, karena perdebatan yang berlangsung cukup alot, klub-klub yang hadir dalam pertemuan tersebut melakukan voting. Hasilnya, kata Umuh, mayoritas tim tak setuju dengan dibukanya bursa transfer periode kedua dari 21 September 2020 sampai 18 Oktober 2020.

"Alhamdulillah selesai gak ribut. Yang setuju ada 7, tidak setuju ada penambahan ada 8, absen 3. Tadi sudah ada catatan jadi supaya PSSI tidak bingung," katanya.

Di sisi lain, Umuh menilai lanjutan Liga 1 2020 sudah siap kembali digelar. PT LIB selalu operator kompetisi pun telah menyiapkan beberapa rencana penerapan aturan baru mengenai adaptasi kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

"Semua siap sudah diatur semua sudah setuju dan tidak ada masalah," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers