web analytics
  

Pasien Sembuh Meningkat, Cimahi Kembali ke Zona Oranye Covid-19

Selasa, 22 September 2020 20:17 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Pasien Sembuh Meningkat, Cimahi Kembali ke Zona Oranye Covid-19, pasien sembuh covid-19,zona kuning Covid-19

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. (Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kota Cimahi kembali memasuki zona oranye atau kategori risiko sedang penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Hal itu merujuk peta zona risiko periode 14-20 September 2020 dan meningkatnya pasien positif.

"Beberapa waktu lalu kan Cimahi terkonfirmasi zona merah, sekarang masuk ke oranye," kata Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat ditemui, Selasa (22/9/2020).

Dua pekan ke belakang, terang Ajay, penambahan kasus Covid-19 di Kota Cimahi cukup tinggi. Bahkan pekan pertama September penambahan kasusnya mencapai 37 orang sehingga Kota Cimahi masuk zona merah.

Pekan kedua memang masih ditemukan 21 kasus, namun angka kesembuhan lebih dominan dimana ada 37 pasien yang sembuh dalam sepekan. Jumlah total kasusnya hingga saat ini mencapai 285 orang, dengan total kesembuhan 231 orang, meninggal 7 orang dan 51 orang yang masih terkonfirmasi positif.

"Masuk zona oranye ada sedikit penurunan, terus banyak yang sembuh," ujar Ajay.

Namun, kembalinya ke zona oranye dan menurunnya jumlah kasus bukan berarti pandemi Covid-19 hilang. Ajay mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dikenal dengan 4M.

"Kita gak bosan mengajak masyarakat bersama melawan Covid-19 dengan 4M. Yaitu mengenakan masker, mencuri tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Itu harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan," jelas Ajay.

Kemudian, tegas Ajay, Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) tetap diterapkan selama dua pekan ke depan. Seperti pengetatan di kewilayahan dan pembatasan kegiatan perekonomian.

"PSBM cukup baik. Memang masih ada yang buka jam 9 (pagi), padahal aturan kan jam 10 (pagi). Nanti kita evaluasi," ungkapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menambahkan, untuk mengendalikan virus korona pihaknya akan terus melakukan swab test sesuai standar WHO. Dimana sedikitnya ada 600 orang yang swab test di Kota Cimahi dalam sepekan.

"Kita jalan terus, gak bisa direm darurat kalau swab. Swab kita sehari itu rata-rata 100-150 orang," terang Rini.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers