web analytics
  

10 Penyebab Pasangan Menolak Berhubungan Seksual, Ada Selingkuh

Minggu, 20 September 2020 15:19 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 10 Penyebab Pasangan Menolak Berhubungan Seksual, Ada Selingkuh, Selingkuh,penyebab selingkuh,tanda-tanda selingkuh,Hubungan Seksual,Seksual,Hubungan Suami Istri,menolak seks

Sedikitnya ada 10 alasan pasangan baik suami maupun istri menolak berhubungan seksual, baik itu karena kurang punya gairah, tidak memiliki waktu luang, bahkan bisa jadi karena perselingkuhan. (Shutterstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sedikitnya ada 10 alasan pasangan baik suami maupun istri menolak berhubungan seksual, baik itu karena kurang punya gairah, tidak memiliki waktu luang, bahkan bisa jadi karena perselingkuhan.

Sebuah penelitian yang dipublikasi di jurnal Evolutionary Psychology menyebutkan bahwa "kurangnya antusiasme" menjadi faktor teratas pasangan enggan melakukan hubungan seks.

Alasan kedua yaitu pasangan merasa tertekan saat melakukan hubungan intim, seperti penelitian yang dipublikasi di laman jurnal Evolutionary Psychology.

"Perusak suasana hati berhubungan intim ketiga adalah kesibukan saat bekerja, dan cara seks yang buruk juga terasa sangat menyinggung," kata peneliti, dikutip dari The Sun, Minggu (20/9/2020).

Berikut ini 10 penyebab pasangan tidak mau melakukan hubungan seks.

  1. Kurangnya antusias
  2. Kurang waktu luang
  3. Terlalu lama bekerja
  4. Seks yang buruk
  5. Perselingkuhan dan pelecehan
  6. Karakter pasangan
  7. Tidak punya hasrat
  8. Anak-anak
  9. Kurang berusaha
  10. Tidak monogami atau seks bukan dengan satu pasangan.

Anehnya, perselingkuhan berada di urutan kelima dalam daftar, satu tempat dengan kasus pasangan yang mendapat pelecehan seksual.

Profesor Meneleos Apostolou dari Universitas Nicosia di negara Siprus, mengemukakan alasannya melakukan survei ini adalah demi mengidentifikasi alasan retaknya hubungan suami istri karena kegiatan seksual yang meredup.

"Jika tidak berhasil menjaga hubungan intim, maka berpotensi menyebabkan penderitaan secara emosional yang besar bagi orang lain. Dan mengidentifikasi masalah ini jadi cara utama mengatasi dan meningkatkan kesejahteraan emosional orang lain," kata Meneleos.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers