web analytics
  

Belajar Tatap Muka, SMA/SMK Harus Dapat Rekomendasi Gugus Tugas Covid-19

Senin, 21 September 2020 19:33 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Belajar Tatap Muka, SMA/SMK Harus Dapat Rekomendasi Gugus Tugas Covid-19, SMA/SMK di Cianjur,Belajar Tatap Muka,Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Siswa SMA. (Irfan Al-Faritsi)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hanya diperbolehkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, jika sudah ada rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Cianjur.

“Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang menilai layak atau tidaknya sekolah bisa melaksanakan belajar tatap muka. Apabila hasil verifikasi dinyatakan layak, maka Gugus Tugas Penanganan Covid-19 memberikan izin rekomendasi,” terang Yusman Faisal Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Cianjur pada wartawan, Senin (21/9/2020).

Meski harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid 19, tapi ungkap Yusman, hanya sedikit yang mengajukan sekolah yang meminta rekomendasi melaksanakan belajar tatap muka.

“Padahal tak sedikit guru dan pegawai di lingkungan sekolah tingkat SMA ataupun SMK yang sudah mengikuti tes usap massal. Termasuk tes usap massal yang dilaksanakan di sekolah-sekolah di wilayah selatan Cianjur,” ungkapnya.

Sampai saat ini, kata Yusman, belum ada sekolah tingkat SMA/SMK yang sudah melaksanakan belajar tatap muka. Sebab, satu di antara syarat belajar tatap muka harus melaksanakan tes usap bagi guru dan staf pegawai di setiap sekolah.

"Bagi (sekolah) yang mau buka, pertama harus pemeriksaan swab dulu bagi guru kemudian pegawai lainnya agar siswanya aman. Kedua penerapan protokol kesehatan. Di sekolah juga harus mempunyai Satgas Sekolah yang membantu mendisiplinkan penegakkan protokol kesehatan," jelasnya.

Sementara Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Cianjur, Agam Supriyatna, mengatakan imbauan tak hanya dari MKKS agar setiap sekolah melaksanakan tes usap bagi para guru, tapi juga diimbau Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat. Sejauh ini sudah beberapa yang sudah melaksanakan imbauan tersebut.

"Bagi sekolah yang belum, kami sudah menyarankan agar mengusulkan ke Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur. Nanti mereka (Satgas Penanganan Covid-19) yang akan memfasilitasi pelaksanaannya (tes usap dan tes cepat)," katanya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers