web analytics
  

James Rodriguez dan Thiago Alcantara Cemerlang di Liga Inggris, Nama Messi Ikut Terseret

Senin, 21 September 2020 17:52 WIB Tri Joko Her Riadi
Olahraga - Sepak Bola, James Rodriguez dan Thiago Alcantara Cemerlang di Liga Inggris, Nama Messi Ikut Terseret, Lionel Messi,Messi,Thiago Alcantara,James Rodriguez,Messi di Liga Inggris

Lionel Messi. ([email protected])

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dua laga pembuka Liga Inggris menjadi panggung bagi James Rodriguez untuk menunjukkan kecemerlangannya. Tersingkir dari skuad utam Real Madrid dalam beberapa musim terakhir, termasuk dua musim sebagai pemain pinjaman di Bayern Munich, ia menjadi bintang dalam dua kemenangan Everton, klub barunya.

Dilatih Carlo Anceloti, James kembali ke permainan terbaiknya sebagai gelandang serang. Umpan-umpan kuncinya membuat Everton, rival sekota juara bertahan Liverpool, memperoleh semakin banyak peluang untuk membuat gol.

“Inilah kualitas yang saya lihat di Madrid dan kualitas yang sama yang saya lihat di Bayern,” puji sang pelatih, dikutip dari situs https://www.fourfourtwo.com/.

Menurut Don Carlo, James bermain sepak bola secara sederhana. Ketika memperoleh ruang, pemain kelahiran Kolombia itu akan memberikan umpan yang bermutu, namun ketika tidak ada ruang dimiliki atau berada dalam tekanan lawan, ia bermain sederhana saja tanpa tergoda untuk pamer keterampilan.

Thiago Alcantara, yang baru saja pindah dari Bayern Munich sebagai juara Liga Champions, menunjukkan juga kelasnya dalam pertandingan perdana melawan Chelsea semalam. Bermain selama 45 menit, ia membukukan 75 umpan. Jumlah ini lebih banyak dari siapa pun pemain Chelsea yang bermain penuh selama 90 menit.

Menggempur pertahanan The Blues yang bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama, Thiago menjadi jenderal lapangan tengah. Dengan kombinsi umpan pendek dan panjangnya, ia sukses memeragakan apa yang menjadi keunggulannya selama ini, yakni mendikte permainan.

Kiprah menjanjikan James dan Thiago pun ramai dibicarakan di jagat maya. Nama Lionel Messi, mantan rekan setim Thiago di Barcelona sekaligus eks rival James di Real Madrid, pun disebut-sebut

Mengapa harus Messi?

 

Malam Berhujan yang Dingin di Stoke

Salah satu pertanyaan paling legendaris, yang sering dipelesetkan sebagai sebuah tantangan atau ejekan, dalam dunia sepak bola Eropa datang dari para penggemar di daratan Inggris yang memang terkenal berisik. Can he do it in a cold rainy night in Stoke? Bisakah ia melakukannya (bermain baik) di malam berhujan yang dingin di Stoke?

Messi tidak luput dari pertanyaan itu. Apalagi ia menghabiskan seluruh kariernya di satu klub saja, Barcelona, dan berlaga di satu kompetisi saja, Liga Spanyol. Orang-orang lalu mencibirnya. Messi belum berhak disebut sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola jika belum membuktikan kehebatannya di liga lain. Terutama Liga Inggris, yang diklaim sebagai kompetisi paling kompetitif se-Eropa.

Keraguan itu makin menjadi-jadi jika karier Cristiano Ronaldo dijadikan pembandingnya. Sebelum bergabung dengan Real Madrid, kapten Tim Nasional tersebut sudah terbukti sukses merumput bersama Manchester United. Pemain yang kini membela Juventus tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan MU mendominasi Liga Inggris.

Pertanyaan tentang “malam berhujan yang dingin di Stoke” itu hamper saja terjawab ketika Messi menyatakan hendak meninggalkan Barcelona beberapa pekan lalu. Isu santer yang beredar, Messi bakal merapat ke Manchester City karena ada Pep Guardiola, bekas pelatihnya, di sana. Bermain di Liga Inggris, sangat mungkin Messi bakal bertanding di Stoke suatu saat kelak.

Namun, kabar tentang transfer sensasional itu akhirnya kandas ketika Messi memutuskan untuk bertahan di Barcelona. Banyak orang dibuat gigit jari, meski tidak sedikit bek di Liga Inggris yang menyatakan rasa lega mendengar kabar tersebut. Siapa tidak gugup melawan gocekan Messi?

Messi memang belum pernah merumput di Liga Inggris, namun ia sudah 34 kali berhadapan dengan enam klub elite liga tersebut di kancah Liga Champions Eropa. Catatan rekornya melawan MU, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham, sangat impresif. Dari 34 pertandingan, Messi menceploskan 26 gol dan membuat 6 asisst.

Melihat rekor ini, juga kecemerlangan James dan Thiago yang ketika di Liga Spanyol saja selalu berada di bawah bayang-bayang kebesaran Messi, masihkah ada yang ragu bahwa pemain berjuluk
Si Kutu” ini bakal mampu mendominasi Liga Inggris sekaligus mampu bermain baik di malam berhujan yang dingin di Stoke?

“Mereka seharusnya melihat lapangan tempatku bermain di Rosario dan aku pun bisa bermain cukup bagus di sana,” kata Messi dalam sebuah wawancara.

Di Rosario, kota kecil di Argentina tempat Messi lahir dan tumbuh, kondisi lapangannya tentulah jauh lebih buruk dari rumput di stadion modern seperti di Stoke.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers