web analytics
  

Wagub Jabar: Kalau Enggak Penting Banget, Jangan ke Bandung!

Senin, 21 September 2020 15:59 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Wagub Jabar: Kalau Enggak Penting Banget, Jangan ke Bandung!, penutupan jalan Bandung,PSBB Jakarta,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Warga DKI Jakarta Dilarang ke Bandung

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan masyarakat termasuk warga DKI Jakarta yang tengah menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk senantiasa menjaga diri dari Covid-19. (Dok. Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan masyarakat termasuk warga DKI Jakarta yang tengah menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk senantiasa menjaga diri dari Covid-19. Salah satunya dengan tidak bepergian keluar daerah agar virus tak semakin menyebar.

Ketika ditanya soal larangan warga DKI Jakarta untuk mengunjungi Jabar selama PSBB, ia mengatakan pihaknya hanya dapat mengimbau. Termasuk kunjungan ke Kota Bandung yang kerap tinggi di akhir pekan.

"Kami tidak bisa melarang, kami hanya mengimbau saja. Bukan berarti datang ke sini (Kota Bandung) akan dikasih sanksi dan dikembalikan. Kalau enggak penting banget ke Bandung ya enggak usah lah," kata Uu dalam konferensi pers di Mapolda Jabar yang disiarkan secara daring, Senin (21/9/2020).

"Jangan sampai akhir pekan macet hanya untuk kulineran. Jaga diri itu lebih utama," ujarnya.

Dia meminta agar warga dapat saling memahami kondisi daerahnya masing-masing. Setiap kepala daerah, dia mengatakan, memiliki tanggung jawab terhadap kondisi kesehatan masyarakatnya.

"Tolong saling hargai, saling memahami. Pemerintah punya tanggung jawab terhadap masyarakat khususnya tentang kesehatan. Gubernur DKI pun punya tanggung jawab. Masyarakat harus saling memahami dan hargai sikap kami sebagai pemerintah," ungkapnya.

Dia memaparkan bahwa saat ini daerah di Jabar yang mengalami peningkatan penyebaran Covid-19 adalah daerah yang mobilitas masyarakatnya tinggi. Karena itu, diharapkan masyarakat dapat lebih dasar terhadap penerapan protokol kesehatan.

"Daerah yang ada peningkatan (kasus Covid-19) itu karena mobilitasnya tinggi. Makanya kenapa gubernur (Jabar) seolah-olah menguatkan (pernyataan) bahwa orang Jakarta punten lah, jangan dulu ke Jabar," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya juga telah mengimbau warga luar Kota Bandung untuk tidak datang ke Bandung untuk sementara waktu ini. Kota Bandung, ia mengatakan, masih berbenah untuk menekan angka sebaran Covid-19.

"Masyarakat di luar Kota Bandung jangan ke Bandung dulu, karena Bandung masih berbenah untuk menekan angka Covid-19," ungkapnya saat menggelar operasi yustisi di Pasar Kosambi Bandung, Jumat (18/9/2020).

Saat ini, Pemkot Bandung juga tengah melakukan sistem buka tutup jalan selama tiga kali dalam satu hari di lima ruas jalan pusat kota. Hal tersebut  dilakukan selama 14 hari, dengan tujuan menekan tingkat mobilitas warga dan mencegah munculnya kerumunan.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers