web analytics
  

Update Corona Cimahi 21 September 2020, 1 Kasus Positif Baru, Tingkat Kesembuhan Tinggi

Senin, 21 September 2020 14:57 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Update Corona Cimahi 21 September 2020, 1 Kasus Positif Baru, Tingkat Kesembuhan Tinggi, Update Corona Cimahi,Update Covid-19 Cimahi,Informasi Covid-19 Cimahi,Data Covid-19 Cimahi

Imbauan menggunakan masker (https://covid19.cimahikota.go.id/)

CIMAHI, AYOBANDUNG -- Jumlah akumulatif kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kota Cimahi per Senin (21/9/2020) siang tercatat sebanyak 282 kasus, atau bertambah 1 kasus baru dibandingkan jumlah tercatat sehari sebelumnya. Angka ini terdiri dari 53 kasus aktif, 223 kasus sembuh, serta 7 kasus meninggal.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini, dikutip dari situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, menyatakan tingkat kesembuhan pasien positif virus korona atau Covid-19 di Kota Cimahi cukup tinggi. Tercatat sudah ada 223 pasien yang sembuh dari total 282 orang yang terkonfirmasi positif. Angka ini setara dengan 78 persen dari total kasus positif.

"Tingkat kesembuhan kita cukup tinggi. Semoga angka kesembuhannya juga terus bertambah," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini, dikutip dari situs web https://covid19.cimahikota.go.id/.

Berdasarkan algoritma yang baru, terang Rini, sapaan Chanifah, waktu isolasi pasien positif Covid-19 tanpa gejala mencapai 10 hari. Sementara itu, pasien yang bergejala hingga memiliki penyakit penyerta otomatis harus mendapat perawatan hingga penyakitnya sembuh.

Namun, Rini mengingatkan tingginya tingkat kesembuhan tersebut bukan berarti pandemi Covid-19 menurun. Sebab, dalam beberapa hari terakhir selalu ada penambahan pasien baru setiap harinya.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sat ini sedang menjalani isolasi di beberapa tempat, seperti rumah sakit, BPSDM Jawa Barat, serta isolasi mandiri di rumah masing-masing

"Kalau yang di rumah sakit tentu ada pengawasan dokternya dan biasanya memang ada gejala. Mereka yang tanpa gejala ada yang di BPSDM, ada juga yang isolasi mandiri di rumah," jelas Rini.

Untuk warga yang diisolasi mandiri di rumah, lanjut Rini, tetap ada pengawasan dari tenaga kesehatan. Selain itu, pasien juga akan dibekali Oximeter yang berfungsi untuk mengecek kadar oksigen. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers