web analytics
  

ASN Positif Covid-19, Setda Indramayu WFH 3 Hari

Senin, 21 September 2020 11:52 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, ASN Positif Covid-19, Setda Indramayu WFH 3 Hari, ASN Indramayu positif Covid-19,Positif Covid-19 Indramayu,Corona Indramayu,kasus covid-19 Indramayu,Covid-19 di Setda Indramayu

Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Para pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu harus bekerja dari rumah/work from home (WFH), menyusul 2 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan itu terkonfirmasi Covid-19.

Ke-2 ASN terdeteksi positif setelah tes usap massal di lingkungan kantor setempat, Jumat (18/9/2020). Imbasnya, para pegawai Setda Kabupaten Indramayu harus bekerja di rumah selama 3 hari.

"Pegawainya (Setda) WFH pada 21-23 September 2020," ujar Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Indramayu, Dedy Suprayogi kepada Ayocirebon.com, Senin (21/9/2020).

Kebijakan WFH berlaku mengingat area perkantoran Setda ditutup guna disinfeksi. Bupati Indramayu melalui Sekretaris Daerah (Sekda), telah mengeluarkan surat edaran bertanggal 21 September 2020 ihwal pelaksanaan WFH di lingkup Setda untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Meski WFH, ASN tetap harus melaporkan hasil pekerjaan melalui aplikasi Kerjaku atau saluran teknologi informasi lain yang tersedia.

Bagi ASN yang tugasnya tak bisa dilakukan melalui pola WFH, pekerjaan tetap harus dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Lebih jauh, pola ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, Deden Bonni Koswara menyebutkan, tak ditemukan riwayat perjalanan dari ke-2 ASN Setda yang terkonfirmasi positif pada tes usap massal perkantoran, Jumat lalu itu.

"Hasil tes usap keluar pada 20 September 2020 dan mengonfirmasi mereka positif," ungkapnya.

Pasien sempat menjalani karantina mandiri seraya menanti kesiapan rumah sakit rujukan. Dia pun meyakinkan, penelusuran atas kontak erat ke-2 pasien berusia 40 tahun dari Kecamatan Indramayu dan 42 tahun dari Kecamatan Sliyeg itu pun tengah dilakukan.

Selain ke-2 ASN, di waktu nyaris bersamaan, terdeteksi pula 4 kasus baru lainnya. Sebanyak 2 pasien di antaranya merupakan ibu rumah tangga, masing-masing berusia 48 tahun dari Kecamatan Lohbener dan 84 tahun dari Kecamatan Bangodua.

Sementara, 2 pasien baru lain merupakan laki-laki. Salah satu di antaranya bekerja sebagai pegawai perbankan berusia 34 tahun asal Kecamatan Indramayu, sedangkan seorang lain karyawan Puskesmas Kertasemaya berusia 42 tahun.

Sejauh ini, sebanyak 139 kasus positif terdeteksi di Kabupaten Indramayu. Rinciannya, 9 pasien meninggal dunia, 24 pasien dalam perawatan rumah sakit maupun karantina mandiri, dan 106 pasien pulih

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers