web analytics
  

Bangkit di Pilkada 2023, PDIP KBB Perkuat PAC

Minggu, 20 September 2020 21:43 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Bangkit di Pilkada 2023, PDIP KBB Perkuat PAC, Kabupaten Bandung Barat,Struktur Kepengurusan PDIP

Musyawarah Anak Cabang DPC PDIP KBB periode 2019-2024 di Cisarua. (Istimewa)

CISARUA, AYOBANDUNG.COM -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan penguatan struktur partai di tingkatan PAC, ranting, dan anak ranting. Adanya eksodus kepengurusan di PAC Kecamatan Lembang ke partai lain, menjadi pelajaran berharga menjaga militansi kader.

"Target PDIP di KBB adalah kembali jadi menang, solid, dan bergerak dalam kebersamaan demi kebesaran partai," kata Ketua DPC PDIP KBB Ida Widaningsih di sela Musyawarah Anak Cabang DPC PDIP KBB periode 2019-2024 di Cisarua akhir pekan ini.

Ida mengaku optimistis dengan kepengurusan PAC yang sekarang dikukuhkan di 16 kecamatan. Susunan ketua, sekretaris, bendahara (KSB), yang diusulkan dari tingkatan anak ranting, ranting, DPC, hingga ditetapkan DPD, memiliki kapabilitas dan siap bekerja keras. Mereka juga memiliki komposisi 30% kader perempuan dan 30% kader milenial sebagai penyiapan dari regenerasi partai. 

"Melihat komposisi kepengurusan, kombinasi kader senior dan muda, saya yakin mereka siap berjuang untuk menang di Pilkada dan Pileg mendatang," tuturnya di acara yang juga dihadiri Sekretaris DPD PDIP Jabar Ketut Sustiawan ini. 

Sekretaris DPC PDIP KBB Iwan Ridwan menambahkan, adanya eksodus atau perpindahan keanggotaan dalam dunia politik seperti di PAC Lembang adalah hal yang wajar. Justru dirinya angkat topi kepada mereka yang masih bertahan di partai dalam kondisi apapun. Itu artinya ideologi dan marwah mereka sudah sedarah dengan partai dan tidak bisa tergantikan. 

"Adanya perpindahan, wajar dalam politik. Itu jadi pelajaran, untuk bisa lebih maju lagi ke depannya," kata dia. 

Sementara Ketua PAC PDIP Lembang Lili Suharli mengaku jika menjelang pilkada dan pileg lalu terjadi eksodus kepengurusan. Dirinya yang saat itu menjabat sebagai sekretaris PAC menjadi satu-satunya pengurus yang bertahan. Sementara ketua dan pengurus ranting di 16 kecamatan semua pindah ke partai lain. 

"Itu layaknya bencana, karena semua pengurus pindah. Tapi ke depan saya jamin tidak akan terjadi lagi," ucapnya. 

Editor: Andres Fatubun
dewanpers