web analytics
  

Ridwan Kamil Ajak Penyintas Corona Sumbang Plasma Darah

Minggu, 20 September 2020 18:42 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Ridwan Kamil Ajak Penyintas Corona Sumbang Plasma Darah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,plasma darah corona,pengobatan corona dengan plasma darah,Update Corona Bandung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas corona menyumbangkan plasma darah. (Dok) (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warga yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas corona menyumbangkan plasma darah.

"Saya imbau bagi yang sudah sembuh untuk membantu sesama, menolong nyawa dengan menyumbang plasma darahnya," katanya di Cirebon, Minggu (20/9/2020).

"Saya saksikan sendiri banyak dari TNI yang menyumbangkan darah. Dan saya imbau bagi yang sudah sembuh untuk membantu sesama," ucap Ridwan Kamil, dikutip dari Republika.co.id.

Dia mengatakan, saat ini terapi menggunakan plasma darah merupakan salah satu pilihan yang digunakan dalam upaya penyembuhan pasien Covid-19.

"Dalam menangani Covid-19 banyak pilihan dan salah satunya terapi plasma darah yang memang sudah teruji," ujar Ridwan Kamil.

Sementara itu, per Sabtu (19/9/2020), jumlah akumulatif kasus positif virus corona penyebab Covid-19 Kota Bandung tercatat sebanyak 1093 kasus. Angka tersebut terdiri atas 193 kasus aktif, 846 kasus sembuh, serta 53 kasus meninggal. Dibandingkan data sehari sebelumnya, diketahui terjadi penambahan 14 kasus baru dan 9 kasus sembuh.

Karena situs https://covid19.bandung.go.id/ masih belum bisa diakses, Pemkot Bandung menyampaikan pengumuman terkini tentang penanganan pandemi di akun insagram Humas Pemkot Bandung di @humasbdg.

Informasi lain yang bisa diketahui warga adalah jumlah total suspek saat ini yang telah mencapai 7.311 kasus dengan 213 kasus di antaranya sedang dalam tahap pemantauan.

Sementara itu, jumlah kasus kontak erat secara akumulatif mencapai 4.238 kasus dengan 529 kasus di antaranya saat ini berada dalam tahap pengawasan.

Sumber data terkini Covid-19 Kota Bandung berasal dari dokumen Laporan Harian Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bandung yang disampaikan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Data bersifat dinamis berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Kesehatan dan puskesmas di wilayah-wilayah di Kota Bandung.

Virus corona diketahui menular melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan rentan terjadi dalam jarak hingga 1 meter.

Untuk menekan angka penyebaran Covid-19, masyarakat diajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, memakai masker dan menghindari kerumunan.  

Pengetatan AKB dan Penutupan Jalan

Sejak awal pekan lalu Kota Bandung menerapkan kebijakan pengetatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Selain pemberian sanksi secara lebih tegas bagi para pelanggar protokol kesehatan, Pemerintah Kota Bandung juga memberlakukan kebijakan penutupan beberapa ruas jalan. Termasuk, 5 ruas jalan utama yang ditutup saat pagi dan malam selama 14 hari mulai Jumat (18/9/2020).

Menurut informasi resmi dari Humas Setda Kota Bandung, buka-tutup jalan

  1. Mulai Simpang Otista - Suniaraja s/d Otista - Asia Afrika;
  2. Mulai dari Simpang Asia Afrika - Tamblong s/d Asia Afrika - Cikapundung Barat;
  3. Mulai dari Purnawarman - Riau s/d Purnawarman – Wastukencana;
  4. Mulai dari Merdeka - Riau s/d Merdeka – Aceh;
  5. Mulai dari Merdeka - Aceh s/d Merdeka – Jawa.
Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 22:39 WIB

Sebanyak 56 warga dari 80 orang pengungsi bencana longsor Kampung Cingkeuk dan Babakan Cingkeuk Kecamatan Cibeber Kabupa...

Umum - Regional, Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri, Klaster Pengungsi Longsor Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Korban Longsor Cianjur Positif Covid-19,Pengungsi Longsor Cianjur Positif Covid-19

Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 21:01 WIB

Seorang preman pelaku pungli (pungutan liar) berinisial I berhasil diamankan personel Polsek Rajagaluh saat melaksanakan...

Umum - Regional, Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi, Polres Majalengka,Operasi Premanisme,razia preman,Polsek Rajagaluh,Pasar Rajagaluh,Terminal Rajagaluh

Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam 

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:50 WIB

Fakta mengejutkan mengenai KJ (60) pelaku pembunuhan Neng Imas Mulyani (40) bidan yang merupakan istrinya sendiri. Terny...

Umum - Regional, Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam , Pembunuhan Bidan di Cianjur,Pelaku Pembunuhan Bidan,Kasus Pembunuhan di Cianjur,Polres Cianjur

Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:29 WIB

Polisi Polsek Bojongpicung mengindikasikan pembunuhan berencana pada kasus meninggalnya bidan oleh suaminya sendiri, usa...

Umum - Regional, Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana, Pembunuhan Bidan di Cianjur,Reka Adegan Pembunuhan Bidan,Kapolres Cianjur,Kasus Pembunuhan Bidan,Pembunuhan Berencana Bidan Cianjur

Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:13 WIB

Setelah pulih dari COVID-19, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kembali berkegiatan. Pada Kamis 17 Juni 2021, ia...

Umum - Regional, Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Hari Lahir Pancasila,Parlemen Mengabdi DPRD Provinsi Jabar,DPRD Jabar

Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:54 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana melakukan pertemuan dengan kepa...

Umum - Regional, Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka, Belajar Tatap Muka di Tasik,PTM di Kabupaten Tasik,Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya,Evaluasi Belajar Tatap Muka

Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Perni...

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:30 WIB

Menghilangkan tradisi makan prasmanan dan salam amplop agar tidak ada kontak langsung dan menghindari kerumunan.

Umum - Regional, Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Pernikahan, Hindari Kerumunan,Prasmanan,Salam Amplop,Pernikahan,resepsi

Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 17:37 WIB

Tingkat hunian pasien Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencapai 52 persen. ANgka tersebut menun...

Umum - Regional, Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen, RSUD Sayang Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Hunian Pasien Covid-19 RSUD Sayang,Bupati Cianjur Herman Suherman

artikel terkait

dewanpers