web analytics
  

Nama Arief Poyuono Tidak Masuk dalam Daftar Kepengurusan Gerindra 2020-2025

Minggu, 20 September 2020 17:34 WIB
Umum - Nasional, Nama Arief Poyuono Tidak Masuk dalam Daftar Kepengurusan Gerindra 2020-2025, Arief Poyuono,Partai Gerindra,Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto

Arief Poyuono di periode sebelumnya menjabat posisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. (suara.com/Lili Handayani)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani resmi mengumumkan daftar kepengurusan Partai Gerindra periode 2020-2025, Sabtu (19/9) malam.

Di dalam daftar susunan kepengurusan tersebut tidak muncul nama Arief Poyuono yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua umum Partai Gerindra. Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad enggan mengomentari hal tersebut.

"Saya enggak mau jawab," kata Dasco kepada Republika, Ahad (20/9).

Jauh hari sebelum Partai Gerindra mengumumkan kepengurusannya, politikus Partai Gerindra Habiburrokhman juga sempat menyinggung soal keberadaan politikus Partai Gerindra Arief Poyuono di kepengurusan Partai Gerindra yang baru.

"Waduh, itu saya saja sudah lupa siapa Arief Poyuono ya, ada yang kenal enggak?," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Selasa (8/9) lalu.

Untuk diketahui, Arief Poyuono di periode sebelumnya menjabat posisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Dirinya kerap melontarkan pernyataan yang cukup menimbulkan kontroversi. Terakhir, Poyuono tersandung kasus ucapan soal PKI dimainkan oleh kadrun.

Pernyataan Arief Poyuono tersebut berbuntut panjang. Majelis Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra  sampai menggelar sidang terkait pernyatan Arief Poyuno tersebut pada Selasa (23/6) lalu.

Sebelumnya, Ahmad Muzani mengumumkan sejumlah nama yang kini menjabat di kepengurusan Partai Gerindra 2020-2025. Arief Poyuono tidak masuk ada di dalam stuktur kepengurusan Partai Gerindra periode 2020-2025.

Sementara Habiburrokhman yang pada periode sebelumnya tidak masuk ke dalam jajaran wakil ketua umum, kini dirinya mengisi posisi wakil ketua umum bidang hukum dan advokasi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers