web analytics
  

4.000 ASN Pemkab Bekasi Akan Di-swab Test hingga 24 September

Minggu, 20 September 2020 16:42 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, 4.000 ASN Pemkab Bekasi Akan Di-swab Test hingga 24 September, ASN Pemkab Bekasi,Swab Test PNS Pemkab Bekasi,Pemkab Bekasi Swab Test,Berita Bekasi Hari Ini

[Ilustrasi] Sedikitnya 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan swab test menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) hingga 24 September 2020. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIKARANG PUSAT, AYOBANDUNG.COM – Sedikitnya 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan swab test menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) hingga 24 September 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan secara bertahap mulai 18 September 2020.

“Tidak mungkin sekaligus. Pasti lah bertahap, kita bagi tempat dan jadwal masing-masing Dinas,” kata Sri Enny saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2020).

Dia mengatakan, selain ASN, para tenaga kesehatan yang bertugas pun akan dites. Mereka akan bekerja sesuai shift per 4 jam sesuai prosedur yang berlaku.

“Bergantian karena kalau lebih dari 4 jam sudah enggak kuat pakai APD. Jadi harus ganti lagi,” ujarnya.

Tujuan diadakannya swab test kali ini yaitu untuk melakukan testing, tracing, dan treatment dan merupakan upaya Pemkab Bekasi untuk menekan penyebaran Covid-19. Jika nantinya ditemukan kasus, untuk selanjutnya akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kita berharap, insyaallah sehat semua. Semua prosedurnya harus dilaksanakan dengan benar. Prosedurnya tetap kita lakukan, testing, tracing dan treatment. Jika ditemukan case akan kita lakukan tracing dan kita treatment,” kata Sri Enny.

Sementara itu, salah seorang staf Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bekasi Purnomo memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil pemerintah terkait hal ini. Menurutnya, dengan pemerikasaan tersebut membuat keamanan dan kenyamanan dalam bekerja.

“Alhamdulillah, artinya Pemkab Bekasi ingin memastikan kenyamanan dan keamanan para pegawainya. Dengan begitu, kita yang bekerja dapat melakukan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers