web analytics
  

Tim Advokasi Bedas Ajak Semua Pihak Awasi Pilkada Kabupaten Bandung

Minggu, 20 September 2020 16:14 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Tim Advokasi Bedas Ajak Semua Pihak Awasi Pilkada Kabupaten Bandung, Pilkada Kabupaten Bandung 2020,Pilkada Kabupaten Bandung,Tim Advokasi Bedas,Pasangan calon Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan

Tim advokasi pemenangan Bedas saat berdiskusi dengan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung. (ayobandung/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Dadi Wardiman ketua tim advokasi pasangan calon Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mengawasi jalan pemilu kepala daerah kabupaten Bandung. 

Bersama tim advokasi pemenangan Bedas, Dani menilai seluruh pihak harus mengawasi jalannya Pilkada Kabupaten Bandung

"Karena ASN adalah abdi negara yang di biayai oleh negara dan di atur oleh perundang-undangan agar fokus mengabdi dan tidak ikut terlibat dalam politik praktis," ujarnya saat memberi keterangan di Baleendah (20-09- 2020). 

Dadi menyebutkan baik itu organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan dan media juga harus turut partisipatif mengawasi. 

"Kami menghimbau kepada LSM, Ormas dan Media juga harus ikut mengkontrol ditiap desa, kecamatan atau OPD supaya orang-orang dalam lembaga ini bisa bersikap netral. Jika ada temuan ke tidaknetralan ASN, Kades/lurah beserta jajarannya laporkan saja ke Panwascam atau langsung ke Bawaslu," ujarnya. 

Apalagi kini zaman media sosial, lanjut Dadi itu perlu dikontrol. Ia menilai memposting pun tidak diperkenankan. Ia menilai ada tujuh point dalam pasal 87 ayat (4) UU ASN no 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara Jo pasal 30 ayat (1) dan (2) Jo pasal 52 ayat (1) ayat (2) UU No.6 th 2014 tentang Desa. 

"ASN dilarang mengunggah, menanggapi atau menyebarluaskan gambar/foto bakal calon/bakal pasangan calon Kepala Daerah melalui media online maupun media sosial," ujarnya. 

 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers