web analytics
  

Warga Luar Kota Diimbau Jangan Masuk Bandung, Ini Tanggapan Pengusaha Hotel

Sabtu, 19 September 2020 17:36 WIB Tri Joko Her Riadi
Bandung Raya - Bandung, Warga Luar Kota Diimbau Jangan Masuk Bandung, Ini Tanggapan Pengusaha Hotel, Update Corona Bandung,Update Covid-19 Bandung,Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),AKB Kota Bandung,PHRI Jawa Barat

Ilustrasi--Suasana Hotel (Republika)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Perhimpungan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar memahami adanya imbauan agar warga luar kota menahan diri untuk berkunjung ke Kota Bandung. Kekompakan menekan angka kasus positif virus corona atau Covid-19 tetap menjadi prioritas utama.

“Kami memahami situasi ini. Angka positif Covid-19 kan terus bertambah. Mengerikan juga kan kalau terus begitu,” tutur Herman ketika dihubungi Ayobandung.com, Sabtu (19/9/2020).

Pernyataan Herman menanggapi adanya imbauan dari pihak kepolisan yang meminta warga luar kota untuk menunda kunjungan ke Bandung. Alasannya, Kota Bandung sedang berbenah menekan angka penyebaran Covid-19.

Dijelaskan Herman, langkah pemerintah sudah relatif lebih baik dalam mendorong kebangkitan bidang ekonomi. Setelah betul-betuk terpuruk dalam tiga bulan pertama pandemi, kini para pelaku usaha mulai bangkit. Pada Agustus 2020, okupansi hotel-hotel di Bandung dan Jawa Barat sudah menyentuh angka 30 persen setelah dalam beberapa bulan sebelumnya anjlok di angka 5-10 persen.

“Namun karena angka Covid-19 ini terus naik, ya kami mendukung imbauan tersebut. Itu kan ajakan agar semua pihak kembali meningkatkan kewaspadaan. Jangan malahan lengah,” katanya.

Herman menyinggung banyaknya klaster penularan Covid-19 yang bermunculan dalam beberapa bulan terakhir. Mulai dari klaster tempat ibadah, pabrik, hingga perkantoran. Bahkan kantor-kantor pemerintah pun tak luput dari bencana ini.

Menurut Herman, sejauh ini belum ada kabar tentang klaster baru penularan Covid-19 di hotel. Salah satu kuncinya adalah kepatuhan pada protokol kesehatan. Dia meminta agar semua pihak menerapkan juga disiplin serupa.

“Jadi, berlakukan juga dong aturan tentang sanksi ke semua bidang, ke semua tempat. Jangan hanya bidang usaha terus yang disasar dengan ancaman pencabutan izin. Ini harus adil dan tegas supaya kita semua sama-sama berkomitmen untuk semakin disiplin,” tutur Herman.

 

9 Hotel Isolasi Pasien Covid-19

Sebelumnya, Herman Muchtar juga menyatakan adanya 9 hotel di Kota Bandung yang disiapkan untuk menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Di Bogor dan Depok, ada 5 hotel yang disiapkan.

Para pengurus PHRI terus berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang pematangan program ini. Sudah ada 9 nama hotel di Kota Bandung yang mengajukan diri sebagai tempat layanan isolasi pasien Covid-19. Tim PHRI sedang memverifikasi dan melengkapi data masing-masing hotel.

“Tugas kami mengmpulkan nama-nama hotel lalu melengkapi setiap data yang dibutuhkan. Proses seleksi dan pelatihan sepenuhnya kewenangan Satgas (Satuan Tugas Penanganan Covid-19),” ujar Herman.   

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers