web analytics
  

7 Tanda Hubunganmu Berjalan Terlalu Cepat

Minggu, 20 September 2020 14:01 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Unik, 7 Tanda Hubunganmu Berjalan Terlalu Cepat, Asmara,Pacaran,hubungan asmara,hubungan berjalan terlalu cepat

Apakah Anda yakin hubungan bahagia Anda sekarang ini tidak berjalan terlalu cepat? (Pixabay/Ryan McGuire)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sulit untuk tahu apakah hubungan Anda berlalu terlalu cepat atau tidak. Hal ini biasanya mudah dilihat teman-teman dan keluarga, tapi tidak oleh Anda sendiri.

Hubungan yang berjalan terlalu cepat biasanya tidak akan berkembang menjadi hubungan sehat. Pasalnya, Anda terburu-buru menjalankan hubungan sebelum membiarkannya tumbuh sendiri.

Namun, tidak selamanya bergerak cepat dalam suatu hubungan itu buruk. Ada pasangan yang “klik” dengan berbeda saat pertama kali betemu.

Apabila ada perasaan tidak nyaman yang tumbuh di dalam diri, jangan disangkal. Inilah 7 tanda hubungan Anda kemungkinan bergerak terlalu cepat.

1. Menurut Anda, kekasih Anda itu “sempurna”

Wajar apabila Anda menikmati fase bulan madu hubungan, ketika Anda dan pasangan sangat dimabuk cinta. Banyak hubungan jangka panjang bertahan dari situ.

Namun, apabila Anda berpikir kekasih Anda itu sempurna, maka itu pertanda buruk.

Kenyataannya, tidak ada orang sempurna. Apabila Anda merasa seperti ini, kendalikanlah diri. Jangan dikuasai perasaan.

Petunjuk lain adalah apabila hubungan Anda terasa seperti dongeng. Tanda Anda bergerak terlalu cepat adalah janji-janji tidak realistis untuk waktu dekat, seperti pernikahan dan tabungan bersama padahal Anda belum lama berhubungan.

2. Anda mengejar perasaan

Anda bergerak terlalu cepat apabila Anda menggunakan hubungan untuk mengejar perasaan tertentu. Contohnya, perasaan terhindar dari kesepian, gratifikasi seksual, dan perasaan sedang jatuh cinta.

3. Gestur romantis yang berlebihan

Rayuan bisa membawa banyak hal—salah satunya manipulasi emosi dan kepribadian.

Apabila pasangan baru Anda memberikan berbagai hadiah romantis di tahap-tahap awal hubungan, Anda bisa terlalu mabuk cinta.

Kemungkinan besar, Anda akan kehilangan kemampuan untuk berpikir dan menemukan niat buruk pasangan Anda.

4. Anda belum move on total dari hubungan Anda sebelumnya

Kalau Anda baru saja putus dari hubungan yang buruk dan berpacaran lagi, kemungkinan besar Anda bergerak terlalu cepat.

Entah itu akibat pasangan toxic, putus yang traumatis, atau keduanya, Anda membutuhkan waktu pemulihan. Kemungkinan besar pasangan baru Anda ini tidak lebih dari pelampiasan kebutuhan Anda untuk sembuh.

Pastikan Anda sudah 100% tidak lagi memikirkan masa lalu Anda atau dendam tertentu.

5.  Anda sudah bertemu teman-teman dan keluarga pasangan Anda

Penting memang untuk Anda akrab dengan teman-teman dan keluarga pasangan.

Namun, apabila Anda dan sang pasangan baru saja berhubungan atau bertemu 1 minggu sebelumnya, itu adalah tanda buruk.

Kondisi ini akan membuat Anda terpaksa mengikuti kelajuan hubungan yang tidak nyaman, apalagi kalau pasangan terus menekan agar Anda “masuk” ke dalam kehidupannya.

Hubungan harus berkembang dengan alami, tidak dipaksakan atau diburu-buru.

Kalau suatu hari Anda sedang duduk canggung di tengah arisan keluarga pasangan Tinder, dan Anda merasa “ini terlalu cepat”, Anda benar.

6. Anda kehilangan jati diri

Apabila teman-teman mulai mengeluh Anda jarang bertemu mereka, atau Anda sudah lupa hobi pribadi, atau Anda tidak ingat kapan terakhir menghabiskan waktu sendiri, ini tanda-tanda Anda mulai kehilangan jati diri.

Lebih parah lagi apabila Anda mulai merasa tidak bisa melakukan apapun tanpa pasangan. Namun, di saat yang sama, tidak jarang Anda juga merasa “lelah” selalu mengurus pasangan.

Apabila ini terjadi, Anda harus membicarakan untuk menghabiskan waktu sementara berpisah dengan pasangan Anda.

7. Anda tidak memiliki batasan apapun

Gejala lanjutan dari kehilangan jati diri adalah hilangnya batasan. Memang terkesan romantis awalnya, namun sebenarnya perilaku seperti ini tidak sehat.

Apabila hubungan Anda mulai melanggar batas, teman-teman akan mulai mengisyaratkan pasangan Anda senang ikut campur. Anda pun akan mulai melihat Anda dan pasangan sebagai satu, bukan 2 individu.

Mudah untuk salah menginterpretasikan obsesi dengan kecocokan.

Jelilah mengamati bagaimana hubungan Anda berjalan. Bisa jadi, Anda sedang bergerak menuju hubungan tidak sehat. (Farah Tifa Aghnia)

 
 
Sumber: Bustle
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers