web analytics
  

Update Corona Cimahi 19 September 2020, 52 Kasus Aktif, 223 Sembuh

Sabtu, 19 September 2020 14:28 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Update Corona Cimahi 19 September 2020, 52 Kasus Aktif, 223 Sembuh, Update Corona Cimahi,Update Covid-19 Cimahi,Informasi Corona Cimahi Terkini

Imbauan menggunakan masker (https://covid19.cimahikota.go.id/)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah akumulatif kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kota Cimahi per 19 September 2020 siang tercatat sebanyak 282, atau bertambah 4 kasus baru dibandingkan jumlah tercatat sehari sebelumnya. Angka ini terdiri dari 52 kasus aktif, 223 kasus sembuh, serta 7 kasus meninggal.

Merujuk situs https://covid-19.cimahikota.go.id/, diketahui, tingkat persentase kesembuhan Covid-19 di Kota Cimahi saat ini mencapai 79,08 persen, bertambah dari angka yang tercatat sebelumnya seabnyak 76,98 persen. Kalau dirujuk lebih jauh, persentase kesembuhan di Kota Cihami menunjukkan kecenderungan untuk terus bertambah.

Diketahui Cibabat menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak, yakni 11 kasus, disusul Kelurahan Cibeurum dengan 9 kasus positif aktif. Juga diketahui, Cigugur Tengah masih menjadi satu-satunya kelurahan dengan nol kasus positif aktif.

Dari jumlah suspek di Kota Cimahi, diketahi jumlah akumulatif sebanyak 1267 kasus. Sebanyak 71 orang saat ini masih menjalani perawatan. Untuk kasus kontak erat, tercatat total 8.390 kasus dengan 400 kasus di antaranya saat ini sedang menjalani masa isolasi.

Diberitakan sebelumnya, awal pekan ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi  memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) karena masuk zona merah penyebaran covid-19. Sejumlah pembatasan jam operasional akan diberlakuka di sektor industri dan ekonomi lainnya.

"Kalau PSBM, harus semua terintegrasi. Minimal Bandung Raya. Misalnya Cimahi diperketat, Lembang longgarkan, orang sini bisa main ke sana. Minimal Bandung Raya sepakat sepemikiran PSBM. Kalau PSBB kembali, kita akui masih berat," ujar Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Senin (14/9) malam.

Virus corona diketahui menular melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan rentan terjadi dalam jarak hingga 1 meter.

Untuk menekan angka penyebaran Covid-19, masyarakat diajak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, memakai masker, menghindari kerumunan, serta rajin mencuci tangan.  

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers