web analytics
  

Sudah Lampaui Target 1 Persen, Tes Usap di Cirebon Sasar 30 Ribu Orang

Sabtu, 19 September 2020 15:39 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Sudah Lampaui Target 1 Persen, Tes Usap di Cirebon Sasar 30 Ribu Orang, Update Corona Kabupaten Cirebon,Corona Kabupaten Cirebon,Tes Usap Covid-19,Informasi Covid-19 Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menjalani tes usap (Ayobandung.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Tes usap (swab) di Kabupaten Cirebon telah melampaui target minimal 1 persen jumlah penduduk. Meski begitu otoritas kesehatan setempat akan terus melakukan tes usap massal. Pemkab menyasar sedikitnya 30 ribu orang. 

Hingga saat ini sebanyak 22.920 warga telah menjalani tes usap. Jumlah tersebut melampaui target minimal satu persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Cirebon sebanyak 2,2 juta jiwa.

Diketahui, pada Sabtu (19/9/2020), tercatat 9 pasien Covid-19 baru. Dengan begitu, jumlah pasien positif di Kabupaten Cirebon secara akumulatif mencapai 618 pasien.

Seiring penambahan kasus baru, jumlah pasien meninggal dunia pun bertambah menjadi 30 pasien dari sehari sebelumnya 27 pasien. Sementara itu jumlah pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri sejumlah 389 pasien dan 199 pasien pulih.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni memastikan, meski target telah tercapai, tes usap di Kabupaten Cirebon masih akan ditambah menjadi 30.000 orang lagi.

"Pada anggaran perubahan ini, kami akan menambah uji swab sebanyak 8.000 sampel," ungkapnya.

Selain terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif, tes usap massal juga akan diberlakukan bagi pegawai di lingkungan perkantoran Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebut, penambahan kasus yang nyaris terjadi setiap hari justru melegakan pihaknya. Hal itu dinilai sebagai bukti deteksi Covid-19 terhadap warganya berhasil.

"Lebih baik diketahui agar penanganan bisa segera dilakukan," katanya.

Tes usap massal sendiri telah digelar di beragam tempat dengan sasaran berbagai elemen masyarakat, mulai pemerintahan, pendidikan, pondok pesantren, dan lokasi keramaian lain.

Imron meyakini, tes usap yang terus dilakukan pihaknya merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam penanganan wabah ini.

"Efek tes usap massal punya efek positif, kita jadi bisa lebih jelas memetakan kasus di Kabupaten Cirebon," tuturnya.

Terlebih, imbuhnya, pasien tanpa gejala masih mendominasi kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Bila penderita Covid-19 tanpa gejala ini tak terdeteksi, dipastikan jumlah pasien positif di Kabupaten Cirebon akan lebih tinggi lagi.

"Mengingat orang tanpa gejala ini tak merasakan apa-apa, dia merasa sehat. Ini lebih bahaya lagi, nanti bisa menularkan ke lebih banyak orang," ujarnya mengingatkan.

 

PCR Portabel

Ketercapaian tes usap massal yang melebihi target 1% di Kabupaten Cirebon sendiri diakuinya berkat kecepatan gerak timnya. Dalam tempo sekitar 2 hari, hasil tes usap dari laboratorium Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Kota Cirebon, sudah bisa didapat dari. Begitu diketahui warga yang positif, tim dari puskesmas segera menindaklanjuti untuk melakukan penelusuran (tracing).

Selain secara konvensional, Pemkab Cirebon pun memiliki alat PCR portabel yang dapat melakukan pemeriksaan sampel secara cepat. Dalam sekali running, alat ini bisa mengolah 8 sampel dan hanya dengan waktu 45 menit hasilnya sudah diketahui.

Hanya, lanjutnya, sejauh ini alat PCR portabel dimanfaatkan untuk menguji sampel bersifat urgent yang hasilnya harus segera diketahui. Tes usap Bupati Cirebon misalnya, menggunakan alat ini dengan alasan urgensi yang cukup tinggi.

"Pak Bupati harus menghadiri suatu kegiatan bersama warga, jadi alat ini yang kami pakai," jelas Eni Suhaeni.

Alat ini pun dapat digunakan untuk mempercepat tracing pada pasien suspek. Dia menyontohkan, ada pasien yang meninggal dan diduga Covid-19.

Untuk mempercepat informasi ihwal kondisi sang pasien, alat PCR portabel pun dimanfaatkan dalam uji sampelnya. Secara umum, alat ini pun cukup simpel sehingga bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan di daerah-daerah terpencil dengan keterbatasan akses.

Editor: Tri Joko Her Riadi

terbaru

Polisi Bubarkan Bentrokan Geng Motor di Kota Tasikmalaya

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 16:15 WIB

Kedua kelompok tersebut baku hantam hingga 2 orang di antaranya mengalami luka-luka dan di bawa ke rumah sakit.

Umum - Regional, Polisi Bubarkan Bentrokan Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Bentrokan,Geng Motor,Tasikmalaya,Polisi

Polsek Cihideung Amankan 6 Pelaku Perampasan Motor

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 15:34 WIB

Polisi mendapat laporan dari orang tua korban yang melihat sepeda motor anaknya yang dirampas ada di Jalan Gubung Sabeul...

Umum - Regional, Polsek Cihideung Amankan 6 Pelaku Perampasan Motor, perampasan sepeda motor,Kompol Zenal Muttaqin,perampasan sepeda motor di Tasikmalaya,restorative justice

Sejumput Kisah Heroik yang Menyelimuti Tugu Pahlawan

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 14:45 WIB

Perang yang berlangsung puluhan tahun silam itu bukanlah perang yang melibatkan para tentara saja, tetapi warga sipil ju...

Umum - Regional, Sejumput Kisah Heroik yang Menyelimuti Tugu Pahlawan, Tugu Pahlawan,Surabaya,Kisah Heroik,Sejarah

Kasus Klaster Pesantren di Indramayu Bertambah

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 09:45 WIB

Semula, klaster pesantren hanya terjadi di Ponpes Abdurahman Basuri. Namun, kasus serupa  juga terjadi di Ponpes Al Urwa...

Umum - Regional, Kasus Klaster Pesantren di Indramayu Bertambah, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,Klaster pesantren Indramayu,Covid-19 Indramayu

Longsor Kawasan Wisata Panyaweuyan Tak Kunjung Ditangani

Regional Senin, 8 Maret 2021 | 09:00 WIB

Tak cuma akses jalan, warga yang mencari peruntungan lewat objek wisata pun merasa terganggu karena pendapatan jadi berk...

Umum - Regional, Longsor Kawasan Wisata Panyaweuyan Tak Kunjung Ditangani, Lembah Panyaweuyan,longsor Lembah Panyaweuyan,longsor Majalengka,bencana Majalengka

Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 20:38 WIB

Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19

Umum - Regional, Selama Setahun, 150 ASN di Pemkab Cianjur Terpapar Covid-19, COVID-19,cianjur

Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 20:09 WIB

Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi

Umum - Regional, Langgar Prokes, Lomba Kicau Burung di Cianjur Dibubarkan Polisi, lomba kicau burung cianjur,Prokes Covid-19,Polres Cianjur,kicau burung cianjur dibubarkan,COVID-19,Berita Cianjur

Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik

Regional Minggu, 7 Maret 2021 | 14:37 WIB

Kedatangan Uu langung disambut ratusan warga Desa Padakembang yang menolak pertambangan.

Umum - Regional, Kisruh Pemalsuan Tandatangan, Uu Datangi Pertambangan Leuweung Keusik, Pemalsuan Tanda Tangan,Uu Ruzhanul Ulum,Pertambangan Leuweung Keusik,Pertambangan Tasikmalaya
dewanpers