web analytics
  

Kartu Prakerja Gelombang 9: Ayo Segera Daftar, Waktu Hanya Tinggal 2 Hari !

Sabtu, 19 September 2020 10:49 WIB Icheiko Ramadhanty
Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 9: Ayo Segera Daftar, Waktu Hanya Tinggal 2 Hari !, Cara mendaftar Kartu Prakerja gelombang 9,Gelombang 9 Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 9

Kartu Prakerja (prakerja.go.id)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kartu Prakerja gelombang 9 sudah memasuki hari ketiga sejak dibuka pada Kamis, 17 September 2020. Berdasarkan dashboard yang tertera pada laman prakerja.go.id, pembukaan gelombang 9 hanya dibuka 5 hari saja sampai Senin, 21 September 2020. 

Lantas, berapa kuota yang disediakan oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja di gelombang 9? Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan kuota gelombang 9 sama seperti gelombang sebelumnya.

"Kuota untuk gelombang 9 sebanyak 800 ribu," kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Kamis (17/9/2020).

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan sebelumnya, pendaftar Kartu Prakerja jumlahnya selalu meningkat di setiap gelombangnya.

Di gelombang 6, Louisa membeberkan bahwa pendaftar mencapai 1,76 juta orang. Lalu pada gelombang 7, jumlah pendaftar naik signifikan yaitu lebih dari 2,8 juta orang. Kemudian di gelombang 8 pendaftar lebih banyak lagi, yaitu sebesar 4,7 juta.

Lantas, bagaimana cara mendaftar Kartu Prakerja dan persyaratan apa saja yang perlu disiapkan? Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mempunyai syarat-syarat khusus bagi pendaftar yang masuk dalam kriteria untuk menjadi penerima Kartu Prakerja.

Syarat-syarat khusus tersebut yaitu pertama, Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, berusia minimal 18 tahun. Ketiga, tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Selain ketiga syarat diatas, Pelaksana Kartu Prakerja juga mengacu pada daftar hitam yang tidak diperbolehkan menerima Kartu Prakerja. Daftar tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020. 

Adapun daftar hitam yang dimaksud adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat negara, pemimpin dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala dan perangkat desa, direksi, komisaris, dan dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers